advertorial Rejang Lebong

4 Tahun Kepemimpinan Bupati Hijazi, 250 Orang Diberangkatkan Umroh Gratis

Rejang Lebong,Beritarafflesia.com– Empat tahun massa kepemimpinan Dr. H. Ahmad Hijazi, SH. M.SI yang menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong, tentu masyarakat rejang lebong merasa sangat beruntung, dan kagum karena memiliki sosok pemimpin yang memiliki karakter pro rakyat, Apalagi selama kepemimpinannya, Pemerintah  Rejang Lebong telah memberangkatkan 250 warga di berangkatkan umroh gratis bersama Perangkat Agama dan Masyarakat Berprestasi.

“Pada tahun 2017 Pemkab Rejang Lebong telah memberangkatkan 50 orang, kemudian tahun 2018, 100 orang, dan ditahun kemarin (2019) juga 100 orang yang terdiri dari Perangkat Agama dan Masyarakat Berprestasi,” ujar Kepala Bagian Kesra Setdakab Rejang Lebong, Helwin Kusuma Wijaya, melalui Kasubag Sosial Kesra, Subhan, saat ditemui Tim Media Center di ruang kerjanya, Jum’at (31/1) pagi.

Subhan menjelaskan, ditahun 2020 Pemkab Rejang Lebong kembali menganggarkan dana untuk program umroh gratis bagi 100 orang, yakni kalangan Perangkat Agama dan Masyarakat Berprestasi atau berjasa kepada pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“Anggaran program umroh gratis sudah kita siapkan sebesar Rp. 2.8 Miliar, untuk 100 orang. Kalau tidak ada halangan pemberangkatan dilakukan awal bulan April,” ucap Subhan.

Subhan mengungkapkan, program umroh gratis ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hijazi,melalui sumber dana APBD Rejang Lebong.

“Bupati kita ini sangat memikirkan para Perangkat Agama dan masyarakat yang berprestasi. Umroh gratis merupakan hadiah dari Bupati untuk masyarakat Rejang Lebong yang turut membantu program Bupati, yakni menjadikan Rejang Lebong sebagai Kota Religius,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Subhan menuturkan, program umroh gratis ini diberikan kepada perangkat agama yang sudah mengapdi selama lima tahun lebih.

“Jadi perangkat agama yang sudah mengapdi selama lima tahun bole mengajukan diri untuk mengikuti program umroh gratis. Nanti akan kita seleksi dengan cara tes tertulis dan wawancara. Sedangkan perangkat agama yang sudah pernah mengikuti progran ini, tidak diperkenankan lagi untuk ikut serta,demikian ”unkapanya. Adv (MC/Budi)

Share this:

Related posts

Tangulangi Bencana Longsor Desa Penum, BPBD Dan PUPR Provinsi Bengkulu Turunkan 2 Alat Berat

Berita rafflesia

13 Mahasiswa FUAD IAIN Bengkulu Selesaikan Studi S1 3,5 Tahun

Berita rafflesia

Yakin, Masyarakat Desa Tampal Rejo Dukung Rohidin Lanjutkan Pembangunan

Berita rafflesia

Leave a Comment