Hukum Kota Bengkulu

Bobol Warung Tuak, 3 Pemuda Bumi Ayu Diringkus Polisi

KOTA BENGKULU, Beritarafflesia.com – Tim opsnal Polsek Kampung Melayu meringkus tiga orang pelaku pencurian masing-masing berinisial He (30), Ek (25) dan An (19) ketiganya warga Kelurahan Bumi Ayu dan Kelurahan Kandang, Senin (14/12) dinihari.

Pelaku terlibat aksi pencurian di warung tuak milik Siska Dewi Yanto (50)
warga Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu tanggal 8 September 2020 lalu.

Dari aksi pencurian tersebut pelaku berhasil membawa lari dua unit handphone, tabung gas elpiji 3 kilogram dan speaker aktif. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4,7 juta.

Kapolsek Kampung Melayu, Iptu Surya R Purnama SH MH mengatakan, pelaku ditangkap saat asyik menikmati minuman keras (miras) disalah satu warung yang ada di Kelurahan Kampung Bali.

”Dari laporan korban yang kita terima, kemudian tim opsnal melakukan penyelidikanhingga akhirnya mengetahui identitas pelaku. Akhirnya Senin (14/12) malam pelaku berhasil ditangkap saat menikmati miras di sekitaran Kelurahan Kampung Bali,” jelas Kapolsek.

Dari tiga orang pelaku yang diamankan, dua orang merupakan resedivis kasus tindak kriminal. Polisi masih melakukan pendalaman karena pelaku belum selesai diperiksa. Termasuk untuk mengetahui apakah pelaku terlibat dengan kasus kriminal lain di wilayah hukum Polsek Kampung Melayu
atau tidak.

Pelaku berjumlah 4 orang dari kasus pencurian tersebut, tiga tertangkap dan
satu orang masih dalam pengejaran, polisi sudah mengantongi identitas pelaku.

”Masih kita dalami, mereka ini terlibat kasus lain atau tidak, yang pasti ada yang resedivis. Kita masih mengejar satu orang temannya, melarikan diri ke luar Kota Bengkulu,” imbuh Kapolsek.

Pelaku melancarkan aksinya memanfaatkan korban yang sudah tertidur. Setelah mereka nongkrong di warung tuak milik korban, empat pelaku tidak langsung pulang karena hujan. Empat pelaku dalam keadaan mabuk sehingga berani melakukan aksi pencurian.

Pelaku Ek kemudian masuk kedalam warung melalui pintu belakang, karena hanya dikunci menggunakan penghalang dari kayu bisa dibuka dengan mudah oleh pelaku.

Empat orang kemudian saling berbagi tugas, ada yang ke kamar korban mengambil dua unit handphone android, mengambil tabung gas elpiji dan mengambil speaker aktif. Pelaku sempat mengunci kamar korban dari luar agar korban tidak bisa keluar.

”Dari aksinya itu pelaku mengambil dua unit handphone, speaker aktif dan
tabung gas elpiji. Semua barang curian belum sempat dijual, jadi digunakan oleh pelaku,” pungkas Kapolsek.

Share this:

Related posts

Wawali Dedy Bangga Dengan Sosok Perempuan Yang Mengharumkan Bumi Rafflesia Dikancah Nasional

Berita rafflesia

Halal Bihalal, Gubernur Tegaskan Pentingnya Kesiapan Menuju “New Normal”

Berita rafflesia

Polsek Ratu Agung Damaikan Warga Tanah Patah

Berita rafflesia

Leave a Comment