Uncategorized

Dana Operasional Ambulance Rp 50 Juta

02 Desember 2019

 

BENGKULU, Beritarafflesia.com – Pemerintah dan DPRD Kota Bengkulu menganggarkan dana Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sopir ambulance yang sudah dibagikan ke masing-masing kecamatan di Kota Bengkulu sebesar Rp 50 juta per 1 unit. “Untuk operasional 1 ambulance di kecamatan itu ditanggung APBD, setahun kita anggarkan Rp 50 juta termasuk disitu honor sopir,” kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain SE, kemarin (1/12).

Operasional tersebut termasuk untuk biaya perawatan dan suku cadang, sehingga dengan anggaran tersebut layanan ambulance gratis bagi masyarakat Kota Bengkulu bisa diakses secara maksimal. “Saat ini ada 9 unit ambulance di 9 kecamatan, berarti total anggarannya Rp 450 juta dalam satu tahun untuk operasional ambulance,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ambulance yang dipinjam pakai Organisasi Masyarakat (Ormas) maka biaya operasional ambulance ditanggung sendiri oleh Ormas tersebut sesuai dengan sistem pengelolaan masing-masing. “Kalau untuk yang dipegang oleh Ormas, itu mereka tanggung jawab sendiri bensin dan sopirnya, karena pemerintah hanya memberikan fasilitas pinjam pakai saja. Yang kita tanggung cuma yang di kecamatan saja,” terang Teuku yang juga Ketua komisi I ini.

ia juga menegaskan dirinya dalam penggunaan ambulance ini dibuat standar operasional, terutama melarang para sopir ambulance ini untuk meminta atau menerima uang dari masyarakat. Jika ditemukan adanya laporan sopir ambulance nakal yang meminta pungutan maka akan ditindak tegas. Sebab, hal itu akan membuat resah masyarakat.

“Ambulance itu disediakan untuk mempercepat pelayanan kesehatan masyarakat terkait transportasi warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas terdekat maupun rumah sakit. Dan para sopir dilarang menerima uang dari pasien,” tegasnya. Sementara itu, Camat Ratu Agung, Subhan Gusti Hendri mengatakan dengan adanya 1 unit ambulance khusus di Kecamatan Ratu Agung akan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dan berharap agar masyarakat yang membutuhkan dapat segera menghubungi petugas agar bisa direspon cepat. “Ambulance merupakan fasilitas yang wajib ada dan mudah diakses masyarakat secara darurat, karena orang punya mobil belum tentu boleh dipinjam untuk mengantar orang sakit,” ucap subhan (BR))

Share this:

Related posts

Gubernur Bengkulu:Pemulihan Ekonomi Perlu Evaluasi Besar

Berita rafflesia

Cegah Penularan Covid-19, Polres Bengkulu Selatan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Keliling

Berita rafflesia

Korban Laka Tewas Bengkulu Tengah Sudah Dijemput Keluarga

Berita rafflesia

Leave a Comment