Dari Data Yang Dimiliki TPHP Sebanyak 600H Lahan di Provinsi Bengkulu Alami Kekeringan

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Musim Kemarau yang terjadi beberapa bulan terakhir, serta kondisi El Nino yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia, termasuk Bengkulu, membuat beberapa lahan pertanian terutama padi mengalami kekeringan.

Dari data yang dimilik oleh Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Pertanian (TPHP ) Provinsi Bengkulu dari total 41 ribu hektar (Ha) luas lahan pertanian di Provinsi Bengkulu, terdapat 600 hektar lahan yang mengalami kekeringan.

Serta berpotensi mengurangi hasil panen sebanyak 10 ton/600 hektar lahan yang berada di Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan.

Untuk itu Dinas TPHP Provinsi Bengkulu sudah menyalurkan bantuan berupa pompa air bagi petani yang terdampak tersebut, salah satunya di Desa Sukaraja Kabupaten Seluma.

” Untuk di Seluma sendiri, beberapa waktu lalu tepatnya di Desa Sukaraja,Sebagai langkah antisipasi, kami sudah menyalurkan pompa-pompa dan juga pipa yang dapat digunakan oleh para petani untuk mengairi persawahan,” kata Rosmala Dewi Plt Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu (Senin 4 September 2023).

Selain menyalurkan pompa air kepada wilayah yang mengalami kekeringan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu juga terus mendorong brigade alsintan yang ada di wilayah-wilayah kabupaten lainya untuk menangani masalah kekeringan ini, seperti di Bengkulu Selatan.

“Bengkulu Selatan juga mengalami kekeringan, tapi Alhamdulillah kita masih bisa mengerahkan Brigade Alsintan provinsi Bengkulu yang ada disana, dengan menggunakan alat alsintan kita yang ada disana, pompa dan lain-lain,” tambah Rosmala.

Sementara itu diketahui terdapat 3 Kabupaten yang masuk dalam zona kuning, dan hijau yakni Kota Bengkulu, Rejang lebong, Lebong.

Ketiga wilayah ini masuk kategori aman dari kekeringan lahan sawah akibat musim kemarau dan El Nino yang melanda.(br1)Adv