Dewan Provinsi Jonaidi,SP dan Kadis DKP Pastikan Pembangunan PPN Segera Terwujud

Dewan Provinsi Jonaidi,SP Bersama Kadis DKP Provinsi dan Kadis Perikanan Seluma Surve Lokasi Pembangunan Pelabuhan PPN

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi,SP bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Syafriandi, dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seluma Zuraini meninjau dan memastikan lahan untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan.

Jonaidi,SP mengatakan, Kunjungannya kali ini  ke Desa Pasar Seluma tersebut guna memastikan lahan Pelabuhan Perikanan Nusantara yang memang sudah di serahkan kewenangannya untuk di kelola oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Ket: Dewan Provinsi Jonaidi,SP Bersama Kadis DKP Provinsi dan Kadis Perikanan Seluma Surve Lolasi Pembangunan Pelabuhan PPN

Karena menurut Jonaidi awalnya PPI berdasarkan UU Peraturan dan tata ruangan bidang kelautan semua PPI beralih ke provinsi penyerahan asetnya, Namun sejak tahun kemaren dari status PPI menjadi PPN dan sudah di ekspos ke kementerian dan sudah di usulkan lengkap kepada Dinas Kelautan selama satu tahun.

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan dana alokasi khusus senilai Rp. 16.2 Milyar untuk pembangunan PPN yang ada di desa pasar Seluma,” Ungkap Jonaidi, pada Jumat pagi (4/11/ 2022).

Lebih Lanjut politisi Partai Gerindra ini menyebut” Dengan dibangunnya PPN di desa pasar seluma nelayan kemudian sumber daya laut, ikan dan kemaritiman akan menjadi maksimal. Hal ini akan berguna bagi masyarakat khususnya di Provinsi Bengkulu yang sampai saat ini belum memiliki pelabuhan bersekala Nasional. Maka saat ini PPI satu-satunya nanti yang bersekala Nasional bertempat di Kabupaten Seluma” Terang Jonaidi

Ket: Dewan Provinsi Jonaidi SP Bersama Kadis DKP Provinsi dan Kadis Perikanan Seluma Surve Lolasi Pembangunan Pelabuhan PPN

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Syafriandi mengatakan, Hari ini akan melakukan pengukuran ulang artinya sudah fiks untuk lahan PPN. Kemudian dari struktur yang ada kontur tanah yang ada maka untuk tahun depan akan dilakukan lesnkip nya kemudian penguasa lahan dan jalan.

“Tahun depan kita akan lakukan pembangunan kontonnya sehingga nanti masyarakat sudah bisa mengunakannya. Kemudian yang terakhir pembangunan tambak labu untuk nelayan tradisional kita sehingga mereka sudah ada tempat.kalau terjadi air pasang dan surut mereka tidak akan terhambat untuk berlabuh,”demikian Kata Syafriandi .(Zon)