Bengkulu Utara Pemerintahan

Dinkes BU Gelar Rapat Evaluasi JKN, Ungkap Baru Lima Ribu Warga BU Yang Terdaftar

ARGA MAKMUR, Beritarafflesia.com –  Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara menggelar rapat evaluasi Proram Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di ruang lingkup perbendaharaan Dinkes Bengkulu Utara (BU), Senin (03/02/2020).

Dalam acara tersebut, turut hadir Bupati Bengkulu Utara Mian, Kepala Cabang BPJS Bengkulu Utara Nanang Jayadi, serta Kepala Dinkes Bengkulu Utara Syamsul Maarief SKM MKes.

Syamsul Maarief dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat ini digelar dalam rangka evaluasi kinerja Fasilitas Kesehatan (Fasilkes) Tingkat Pertama, seperti Puskesmas, Bendahara JKN serta pengelola P-Care Puskesmas se-Kabupaten Bengkulu Utara.

“Ya, pertemuan ini kita lakukan demi mengevaluasi kerja terhadap pelayanan JKN, terkait laporan keuangan. Ditahun 2018 dikategorikan baik. Semoga laporan evaluasi kerjanya akan semakin meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Arief.

Di sisi lain, Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian mengapresiasi penggelaran evaluasi tersebut. Dikatakan Bupati Mian, pertemuan seperti ini dapat meningkatkan sinergitas kinerja antara Pemkab Bengkulu Utara dengan lembaga jaminan sosial yakni BPJS Kesehatan. Komitmen dan sinergitas antara Pemkab Bengkulu Utara dan BPJS Kesehatan adalah salah satu faktor penting demi terwujudnya program JKN yang berhasil.

“Ya ini harus ada komitemen dan sinergitas kita dalam program JKN ini, terutama dalam hal pembayaran serta klaim dan yang dilakukan oleh pihak Pemkab BU terhadap BPJS supaya dapat lebih ditingkatkan lagi, yang mana ada sumbatan-sumbatan agar dapat dicarikan solusinya,” jelas Bupati Mian.

Bupati Mian juga menekankan peningkatan dalam kinerja pemenuhan angka perlindungan kesehatan terhadap masyarakat di tahun 2019 mencapai 80 persen. Tercatat, baru 5 ribu lebih masyarakat kurang mampu yang menjadi peserta JKN dari dana subsidi APBD Kabupaten BU.

“Angka ini harus kita tingkatkan lagi, untuk ke depannya angka ini harus mencapai 90 persen, bahkan 100 persen masyarakat BU yang kurang mampu harus menerima JKN ini. Harus kita tingkatkan,” imbuhnya.

Bupati Mian mengihmbau masyarakat Bengkulu Utara untuk selalu taat aturan terkait pembayaran BPJS. “Segera urus BPJS kesehatan. Jangan sampai begitu sakit baru mau mengurus BPJS. Kita dari Pemkab BU tidak mau mendengar masyarakat BU terlunta-lunta. Tidak enak mendengarnya seolah-olah pemerintah tidak melayani,” pungkas Bupati Mian.(SP)

 

Share this:

Related posts

Diskon Spesial Untuk Pemasangan Baru PDAM

Berita rafflesia

Aksinya Viral di Medsos, Wawali Berikan Sanksi Pada Ibu Ini

Berita rafflesia

Plt Kadis Kominfosan Ajak ASN-PTT Agar Waspada Dan Tetap Fokus Kerja Seperti Biasa

Berita rafflesia

Leave a Comment