Mukomuko

Dinkes Mukomuko Lakukan Vaksin Tahap 2 Kepada Puluhan Wartawan

Kabupaten Mukomuko, Beritaraflesia.com –Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Mukomuko melaksanakan pemberian vaksin tahap ke-2 kepada wartawan yang hadir di Aula Dinkes Mukomuko,Rabu (7/4/2021)

Salah satu wartawan media online, Roby mengatakan, kami sangat membutuhkan vaksin untuk pencegahan terpapar COVID 19, karena saat menjalani profesi sebagai wartawan di lapangan, harus berhadapan dengan orang banyak.

“Sebenarnya kami sebagai wartawan termasuk orang yang  memiliki resiko tinggi terpapar covid 19 karena kami sering berhubungan dengan banyak orang. Sehingga kami perlu di berikan vaksin supaya daya tahan tubuh dan imun kami kami kuat, dan bisa melawan COVID 19. Dengan demikian produktivitas kami bekerja tidak berkurang di tengah pandemi serta selalu memberikan informasi yang obyektif dan berimbang kepada masyarakat” Kata Roby.

Sementara itu Kepala dinas kesehatan Mukomuko Desmaryani menjelaskan, Peserta sangat antusias dan sadar akan pentingnya pemberian Vaksin guna memperkecil dampak yang  di timbulkan akibat paparan COVID 19 yang dapat menyebabkan kematian. Selain itu juga suntik vaksin ini di lakukan secara bertahap masing – masing penerima vaksin mendapat dua dosis dengan sistem interval 2 minggu atau 14 hari.

“Masing – masing wartawan mendapat 2 dosis,Tahap yang kedua ini dosisnya yang disebut untuk pemantapan  imum tubuh agar kuat dan membentuk antibody yang bisa melawan virus corona atau covid 19” Jelas Desmaryani

Desmaryani juga melanjutkan” Dirinya memaparkan tata cara pemberian vaksin dan manfaat ketika imun tubuh sudah kuat yakni “ Pertama para calon penerima vaksin COVID 19 melakukan  skrining awal yaitu pemeriksaan  tensi darah, kalau tekanan darah nya tinggi untuk sementara waktu belum bisa menerima vaksin. Kalau tensinya normal dilanjutkan skrining lanjutan yaitu dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang di ajukan oleh dokter diantaranya yaitu :

  • Apakah calon penerima vaksin memiliki penyakit gula
  • Apakah calon penerima vaksin memliki alergi terhadap vaksin tertentu
  • Apakah calon penerima vaksin sedang melakukan terapi penyakit paru – paru.
  • Apakah calon penerima vaksin memiliki penyakit paru – paru
  • Apakah calon penerima vaksin memiliki penyakit daraah tinggi
  • Apakah calon penerima vaksin sedang melakukan terapi terhadap penyakit kanker
  • Apakah calon penerima vaksin sedang melakukan Hemodialys atau cuci darah

Menurutnya jika calon penerima vaksin memiliki salah satu atau  lebih dari poin di atas maka, sementara waktu atau sama sekali tidak bisa menerima manfaat vaksin Corona, karena jika di berikan di khawatirkan akan terjdi sesuatu yang tidak diinginkan” Imbuhnya

Ketika disinggung kapan masyarakat akan diberikan vaksin corona tersebut, kadis dinkes Desmaryani menerangkan masih dalam proses dan menunggu petunjuk dari kemenkes pusat

“Untuk vaksin terhadap masyarakat, kita masih menunggu himbauan dari Kemenkes, karena yang harus lakukan terlebih dahulu adalah tenaga kesehatan ( Nakes)  dan Pejabat pemerintah. Yang kedua adalah petugas pelayanan public seperti TNI, POLRI, serta ASN termasuk wartawan dan terakhir baru kita berikan kepada masyarakat” Ujarnya kepada media ini.

Ia menambahkan“ Strategi pemerintah supaya nantinya mereka bisa tergerak dan sadar untuk di vaksin corona, terlebih dahulu kita melakukan sosialisasi dan promosi kepada masyarakat, itulah sebabnya pejabat tinggi negara seperti,presiden, TNI,Polri,ASN memberi contoh kepada masyarakat” Tutupnya (Byg) Adv

Share this:

Related posts

Pembentukan Kader Satgas PPPA Mukomuko Di Apresias Gubernur Rohidin

Berita rafflesia

Berita rafflesia

Reaktif Covid-19, 9 Petugas Medis Di Isolasi

Berita rafflesia

Leave a Comment