Bengkulu Selatan Pemerintahan

Dinsos BS Sebut Proses Evakuasi Pasien Gangguan Jiwa Sering Terkendala Kartu Keluarga

BENGKULU, Beritarafflesia.com –Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan pada Kamis (30/1/2020), mengantarkan dua pasien gangguan jiwa Hendri G (18) serta Hendri (36) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeprapto Bengkulu.

Pada prsoes evakuasi tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan, Didi Ruslan menyayangkan kendala administrasi yang seringkali terjadi selama proses, yakni keluarga yang sudah menghapus nama pasien tersebut dari KK.

“Salah satu yang kita bawa ke RSJ kemarin, ada yang yang tidak punya KK. Pasien gangguan jiwa ini sudah dikeluarkan dari KK pihak keluarganya. Apalagi orang dengan gangguan jiwa yang berkeliaran di jalan ini, itu pernah didata, tapi mereka tidak ada dokumen kependudukan, terus keluarga yang menjadi penanggungjawabnya tidak ada, ini yang jadi kendala,” ujar Didi.

Padahal seharusnya, lanjut Didi, apabila salah satu anggota keluarga mengalami gagguan jiwa, bisa langsung diantarkan ke RS terdekat. Dinas Sosial akan memfalisistasi kasus semacam itu.

Meski mereka sedang mengalami gangguan jiwa, jangan sampai administrasi kependudukan, seperti KK dan KTP diabaikan. Karena giliran berobat ini sangat penting. Pihak keluarga harus memperhatikan hal ini,” pesan Didi Ruslan. (A.Murad)

Share this:

Related posts

Kasus Positif Covid Masih Bertambah, Gubernur Rohidin Bagikan Masker di Pasar Inpres Kaur

Berita rafflesia

Sesuai Janji Walikota, Pemkot Bengkulu Beri Seragam Gratis Untuk Siswa Baru

Berita rafflesia

Sidang Isbat, Menag Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1441H 24 Mei 2020

Berita rafflesia

Leave a Comment