advertorial DPRD PROVINSI BENGKULU Provinsi Bengkulu

DPRD Provinsi Bengkulu Kunker Ke DPR RI, Kordinasi Perkembangan Pariwisata

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu melakukan Kunjungan Kerja ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Senin (17/02/2020), Kunker DPRD Provinsi Bengkulu guna Koordinasi Pengembangan Industri Pariwisata.

Kepala Bagian Sekretariat Musyawarah Pimpinan DPR RI Restu Pramojo Pangarso menilai perlu ada sinergi antara DPRD Provinsi Bengkulu dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan Industri Pariwisata di daerahnya.

Hal tersebut diterima Restu saat menerima audiensi dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu di ruang rapat Biro Persidangan I, Senayan Jakarta, Senin (17/02/2020). Di Bengkulu sendiri banyak tujuan wisata yang tak kalah menarik dari daerah lain, seperti wisata sejarah, alam dan lainnya.

“ DPRD Provinsi Bengkulu mengkonsultasikan beberapa hal yang berkaitan dengan daerahnya, bidang yang paling populer di daerahnya yang saat ini belum berkembang. Sementara kondisi alam di Bengkulu tidak indah dan cantik untuk dijadikan tempat wisata. Begitupun dengan wisata sejarahnya, artinya banyak tempat-tempat bersejarah yang sangat mendukung untuk mendatangkan wisatawan. Tapi alih-alih saat ini, Pariwisata di Bengkulu masih kalah dibandingkan daerah lain, ”jelas Restu.

lanjut Restu, rombongan DPRD Provinsi Bengkulu mempertanyakan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Provinsi Bengkulu, yang ditujukan untuk pengembangan pariwisata daerah. DAK bidang Pariwisata saat ini dibagi atas DAK Fisik dan Non Fisik. Dimana DAK Fisik meminjamkan Rp 1,6 triliun untuk 19 provinsi, 288 kabupaten dan kota. Sementara DAK Non Fisik sebesar Rp 284,3 miliar untuk 5 provinsi, dan 353 kabupate dan kota.

DAK ini turun melalui keputusan menteri, dibahas berawal dari kepala derah. Sayangnya, DPR RI dalam hal ini Komisi X DPR RI tidak membahas terkait DAK ini. Hanya sebatas mendapat laporan saja, terdiri dari siapa yang menerima dan berapa banyak yang dikucurkan ke suatu daerah. Sementara pelaksanaannya ada di Kementerian Keuangan dalam pengawasan Kementerian Dalam Negeri.

Dengan kata lain, Komisi X DPR RI tidak dapat melakukan apa-apa yang mengeluhkan DAK di daerahnya masing-masing. Oleh karena itu, Restu yang saat itu didampingi oleh Tenaga Ahli Komisi X, Kepala Daerah Provinsi Bengkulu dapat lebih pro aktif dalam memperoleh DAK bidang Pariwisata untuk daerahnya.

Tentunya dengan sinergi dan koordinasi dengan DPRD Provinsi Bengkulu, maka promosi wisata Bengkulu dapat lebih ditingkatkan. Potensi wisata di Bengkulu pun dapat lebih tereksplorasi dengan baik.Rian(Adv)

Share this:

Related posts

Rohidin Mersyah-Rosjonsyah Resmi Kukuhkan Tim Koalisi Partai

Berita rafflesia

Gubernur Bengkulu: Dengan Nikmat Sehat, Manusia Bisa Melakukan Apa Saja

Berita rafflesia

Sesepuh IKM: Bukan Mendadak Minang, Rohidin Memang Bagian Keluarga Kami

Berita rafflesia

Leave a Comment