Kota Bengkulu Pemerintahan

Gubernur Bengkulu Laksanakan Rapat Koordinasi Terkait Rencana Penutupan Oprasional Pabrik

Provinsi Bengkulu, Beritarafflesia.com- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melaksanakan rapat koordinasi bersama pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Gapkindo dan perwakilan PT. Bio Nusantara Teknologi, Senin (30/03/2020).

Rapat ini membahas terkait rencana tutupnya operasional pabrik PT. Batanghari Bengkulu Pratama dan PT. Bio Nusantara Teknologi dan tidak lagi menerima pembelian bahan baku dari para petani.

Dijelaskan Sekretaris Eksekutif Gapkindo Rusbandi, penutupan operasional pabrik PT. Batanghari Bengkulu Pratama sementara waktu tersebut dikarenakan terhentinya permintaan komoditas karet dari negara tujuan eksport akibat dampak dari wabah Covid-19.

“Hal tersebut dikarenakan terhentinya permintaan komiditas karet dari Negara tujan ini berdampak juga pada pemasukan perusahaan yang tidak mampu lagi melakukan produksi dan pembelian bahan baku karet dari para petani”, Jelas Rusbandi.

Rusbandi juga mengatakan penutupan Operasional pabrik hanya sementara hingga negara tujuan eksport membuka kembali aksesnya.

“Penutupan ini kita lakukan semntara sampai Negara tujuan eksport kembali membuka akses jalan.” Tambahnya

Sementara itu penutupan operasional PT. Bio Nusantara Teknologi dijelaskan pihak perusahaan akibat sulitnya mendapatkan bahan baku (tandan buah segar) sawit sehingga melalui pertimbangan yang matang diputuskan untuk berhenti beroperasi.
Diharapkan dengan tutupnya PT. Bio memberikan kesempatan kepada pabrik CPO lain agar dapat lebih berkembang.(**) Mc-Kominfitik Prov

Related posts

Harumkan Nama Bengkulu, Gubernur Bengkulu Apresiasi Para Pegiat Seni

Berita rafflesia

Polemik Ijazah, Walikota Helmi : Bukan Politik Tapi Soal Kemanusiaan

Berita rafflesia

Dinas KUKM Provinsi Bengkulu bersama Stake Holder Keuangan Kolaborasi Laksanakan ToT Perluasan QRIS

Berita rafflesia

Leave a Comment