Gubernur Rohidin Berharap RS Muhammadiyah Mempererat Dakwah Persyarikatan

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Berdiri sejak tahun 1912, kiprah dakwah Muhammadiyah telah berusia satu abad lebih. Tidak hanya usianya yang tua tetapi dakwahnya pun telah menyebar luas ke pelosok Indonesia hingga 23 negara. Kiprah tersebut tidak lepas dari metode dakwah yang digunakan Muhammadiyah sejak awal berdiri hingga saat ini. Yang paling tampak, ladang dakwah Muhammadiyah adalah lembaga pendidikan dan kesehatannya.

Tak terkecuali di Bengkulu, menurut Gubernur Rohidin Mersyah, pembangunan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu dapat menambah atau memperkuat dakwah persyarikatan dan kebermanfaatannya untuk masyarakat ke depan.

Hal ini disampaikan Gubernur Rohidin Mersyah saat meninjau progres pembangunan RS Muhammadiyah Bengkulu di area halaman Kampus Muhammadiyah Bengkulu (UMB), yang terletak di Jalan Kampung Bali Kota Bengkulu, pada Kamis, (24/08/2023).

Gubernur Rohidin Berharap RS Muhammadiyah Mempererat Dakwah Persyarikatan

Pendirian RS Muhammadiyah Bengkulu yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu ini progres pengerjaan pembangunannya kurang lebih sudah di angka 80%.

Gubernur Rohidin juga menghimbau kepada masyarakat Bengkulu khususnya, untuk dapat mendukung Pembangun RS Muhammadiyah agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi semua.

“Jadi kita sudah melihat langsung, bangunan Rumah Sakit Muhammadiyah. Pada tahap awal, memang butuh perjuangan bersama, dukungan dari masyarakat Bengkulu. Kita yakin ini akan menjadi sebuah lembaga sosial kemasyarakatan, yang memberikan manfaat buat masyarakat Bengkulu, di samping memperkuat dakwah perserikatan, dengan mendirikan lembaga pelayanan kesehatan dalam bentuk Rumah Sakit,” kata Rohidin.

Tak lupa Gubenur Bengkulu juga meminta doa restu dari seluruh lapisan masyarakat Bengkulu, untuk kelancaran dan kebermanfaatan rumah sakit nantinya.

“Sekali lagi butuh dukungan kita bersama, doa restu dari kita bersama, saya yakin apa yang sudah dipercayakan masyarakat kepada keluarga besar persyarikatan termasuk saya atas nama pemerintah, tentu akan dijaga dengan baik,” harap Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Untuk diketahui, bahwa pembangunan di lahan seluas 2 Ha ini dianggarkan lebih kurang Rp 54 miliar. Adapun rumah sakit tersebut bertipe C dengan daya tampung 100 tempat tidur.(BR1)adv