Gubernur Rohidin: Peran Wartawan Sangat Penting Dalam Membangun Opini Publik

Gubernur Rohidin: Peran Wartawan Sangat Penting Dalam Membangun Opini Publik

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) merupakan organisasi yang diisi oleh para istri insan pers. Ketua IKWI Pusat Indah Kirana yang merupakan Istri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari hadir langsung untuk melantik pengurus IKWI Bengkulu Masa Bhakti 2021-2026 di Balai Raya Semarak, Jumat (23/6).

Gubernur Rohidin: Peran Wartawan Sangat Penting Dalam Membangun Opini Publik

Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan, peran dan fungsi IKWI sangat penting dalam mendukung tugas wartawan. Artinya harus mengerti dan memahami segala situasi yang dihadapi oleh para suami.

“Wartawan bertugas 24 jam dan fungsinya sangat penting sebagai penggerak suatu media dan IKWI harus memahami segala kesibukannya, mulai dari berburu berita, mengolah berita, hingga menjadi sebuah informasi untuk masyarakat,” ujar Gubernur Rohidin usai menyaksikan pelantikan pengurus IKWI.

Rohidin juga menyampaikan, wartawan itu bukan untuk ditakuti maupun dihindari, tetapi tempatkan posisinya pada posisi yang pas. Sebab, menurut Rohidin, pemerintah tidak ada apa-apanya tanpa wartawan, apalagi di era sekarang.

“Wartawan itu bisa membuat dampak pada seseorang tanpa melalui proses palu hukum, jadi jangan main-main dengan wartawan. Wartawan memiliki kecerdasan di atas rata-rata, dan dapat mengubah sesuatu hanya lewat tulisan,” jelasnya.

Gubernur Rohidin: Peran Wartawan Sangat Penting Dalam Membangun Opini Publik

Terakhir, Rohidin memberikan contoh berita yang dapat mengubah nasib seseorang seperti berita Lion Air Gagal Terbang, yang menyebabkan sang pilot dipecat. Karena di setiap pemberitaan, kisah Rohidin, mengulas tentang pesawat dan kondisi pilot.

Namun, sambungnya, tidak ada yang mengulas insiden tersebut sebagai akibat dari landasan runway Bandara Fatmawati yang belum memadai. Jika hal tersebut dibahas, Rohidin yakin bukan tidak mungkin kondisi Bandara Bengkulu diperhatikan untuk diperluas.

“Sebuah kejadian jika ditulis dengan angle yang berbeda, sudut pandang yang berbeda, cara memberitakan yang berbeda tentu hasilnya akan berbeda. Saya tidak pernah melarang wartawan memberitakan apapun, tapi tolong dipikirkan hal tersebut menjadi vitamin/jamu ataupun racun bagi masyarakat. Vitamin/jamu belum tentu manis, namun memberikan dampak yang positif,” tutup Rohidin.

Sementara itu, Ketua IKWI Provinsi Bengkulu, Ampek Sussnija Otpi, menyampaikan bahwa istri dari insan pers ini memang sudah ditempa mental, sudah teruji serta memahami segala situasi yang dihadapi oleh para suami.

“IKWI menjadi wadah kekeluargaan bagi kami untuk bersosialisasi dan membuat program-program kerja yang bisa bermanfaat khusus bagi anggota dan masyarakat luas pada umumnya,” pungkasnya.(Br1)