Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu

Hj.Riri Damayanti Ingatkan Generasi Muda Agar Tidak Menyempitkan Makna Hari Valentine

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Sudah menjadi Tradisi Setiap tahun pada 14 Februari dunia tengah memperingati Hari Valentine atau yang sering di sebut hari kasih sayang. Tetapi banyak diantara generasi muda salah menafsirkan yang di sebut hari kasih sayang tersebut, namun ditafsirkan dengan hubungan asmara antara laki-laki dan perempuan.

Hal ini tampak dari meningkatnya permintaan alat kontrasepsi pria bersama paket cokelat, serta jadwal mengingap antara pasangan di hotel-hotel menjelang Hari Valentine.

Senator Muda Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak menyempitkan makna kasih sayang dalam Hari Valentine sebagai cinta dengan seks dan menjadikannya sebagai jalan untuk melakukan seks bebas.

“Kasih sayang maknanya luas, bukan hanya seks. Saya ingatkan buat teman-teman generasi muda, millenial, kalau mau rayakan Hari Valentine, rayakanlah dengan hal yang positif. Jangan terjebak dengan nikmat sesaat terus kemudian berbuntut penyesalan panjang,” ujar Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu ini menjelaskan, akibat arus globalisasi, banyak kaum millenial saat ini yang salah menganggap bahwa ketika tidak melakukan seks bebas berarti merasa tidak keren dan tidak gaul.

“Keren atau tidaknya anak muda itu sama sekali tidak bergantung dengan seks bebas, itu adalah budaya barat. Budaya kita keren dan gaul itu tergantung sama prestasi dan manfaat yang bisa kita hadirkan di tengah-tengah teman dan lingkungan,” Tegas Riri Damayanti

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menyadari imbauan semacam ini telah sering diungkapkan oleh berbagai tokoh dan institusi.

“Tapi melalui kesempatan yang baik ini saya ingin mengingatkan sekali lagi bahwa pengertian kasih sayang harus diartikan dengan tepat dan luas. Kasih sayang yang benar adalah melindungi dan memberikan yang terbaik kepada orang yang kita cintai. Melindungi bukan meniduri,” tegas Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini berharap agar seluruh generasi muda dapat memahami bahwa seks bebas memiliki efek bahaya besar yang merugikan diri jangka panjang.

“Mulai dari hamil muda, resiko tertular HIV/Aids, alat reproduksi bisa rusak, mental bisa rusak, kalau sudah hamil terus mau aborsi dengan cara yang ngawur, sekali lagi mari kita berpikir panjang sebelum melakukan perbuatan,” kata Riri Damayanti.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini optimis pemerintah khususnya pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi melakukan pengawasan terhadap perilaku seksual yang menyimpang yang akan terjadi di hari valentine.

“Terkhusus kepada orang tua, mari tingkatkan pengawasan agar anak-anak kita tidak terjerumus melakukan hal-hal yang bersifat negatif dan menabrak aturan agama. Peran orang tua di sini sangat penting dan mudah-mudahan di Bengkulu kemaksiatan di Hari Valentine tidak terjadi,” Pungkas Riri Damayanti.(evn) 

Share this:

Related posts

Menkes Tinjau Pelaksaan Vaksin Covid-19 Tahap II Terhadap Lansia di Bengkulu

Berita rafflesia

KPK: Tidak Ada Pengaduan Penyimpangan Penanganan Covid-19 di Bengkulu

Berita rafflesia

Menkes Budi Salut Kepada Gubernur Rohidin yang Miliki Jiwa Sosial Tinggi

Berita rafflesia

Leave a Comment