Uncategorized

Jaringan Lapas, Napi Pesan Narkoba dari Sopir Travel Bengkulu-Pekan Baru

Beritarafflesia.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP) Bengkulu kembali melakukan pengamanan 4 orang pelaku penyebaran Narkoba jaringan Lapas.
                                                   
Disampaikan Toga H Panjaitan selaku Kepala BNNP didampingi Kepala BNN Kota Bengkulu Alexander Soeki dan Kepala Kemenkumham Bengkulu Imam Jauhari, Rabu (24/06/2020) melalui konferensi Pers menjelaskan, Senin tanggal 22 Juni 2020 sekira pukul 08.00 WIB Anggota Pemberantasan BNNP Bengkulu mendapatkan informasi bahwa akan ada seorang dari arah Pekan Baru menuju Kota Bengkulu dengan menumpang mobil Travel membawa Narkotika Gol I yang di duga jenis Shabu dan ganja seberat 12 kilogram. 

“Berdasarkan informasi tersebut Anggota Pemberantasan BNNP Bengkulu melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap kendaraan maupun orang yang dicurigai membawa Narkotika Jenis Shabu dan ganja  tersebut,” kata Toga pada media. 

Kemudian, lanjutnya, pada hari Selasa tanggal 23 Juni 2020 Sekira pukul 13.40 WIB di Jalan Lintas Bengkulu Tengah – Kepahiang tepatnya di Desa Taba Terunjam Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah anggota brantas melihat adanya kendaraan yang ditumpangi oleh seseorang yang dicurigai membawa Narkotika tersebut.

“Selanjutnya anggota langsung menghentikan kendaraan dan melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap seorang penumpang yang berinisial Wahyu Darma dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah tas jinjing warna abu – abu merek SPINWRN berisi 12 (dua belas) paket besar Narkotika Gol I dalam bentuk tanaman diduga jenis ganja dan 1 (satu) buah tas selempang warna hitam merek POLO STAR’S berisi 1 (satu) bungkus plastik kelip bening, didalamnya berisi serbuk kristal bening Narkotika Golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman diduga jenis shabu yang di bawah oleh WD,” paparnya. 

Kemudian anggota pemberantasan BNNP Bengkulu langsung melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap seseorang inisial Deni Fariza dengan cara Controll Delivery yang menjemput Wahyu Darma beserta barang bukti tersebut diatas di Jalan  Parman V Kelurahan Padang Jati Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. 

“Nah, dari keterangan WD dan DF inilah kemudian bahwa Narkotika tersebut dipesan oleh Napi dari Lapas Kelas II A Bentiring Bengkulu yaitu Eko Saputra serta Tahanan pada Rutan Kelas II B Malabero Kota Bengkulu yaitu inisial H,” terang Kepala BNNP.

Lain sisi, atas kembali terjadinya peredaran Narkoba di wilayah lapas, Kepala Kemenkumham Imam Jauhari yang baru saja menjabat sebagai kepala perwakilan baru, menegaskan akan menindak siapapun yang terlibat dalam distribusi Narkoba jaringan lapas ini. 

“Dalam waktu dekat kita akan kumpulkan baik kepala lapas maupun rutan di Bengkulu, untuk segera menindaklanjuti kelrngahan ini. Telusuri berbagai motifnya. Bagi yang terlibat, kita tidak akan berikan konsekuensi kepada pelaku baik dari pengunjung atau kerabat napi maupun bagi penjaga lapas sendiri,” tegasnya.

Atas tindakan tersebut, pelaku terancam Pasal 111 Ayat (2) Dalam hal perbuatan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman dengan hukuman 5 (lima) tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan Pasal 132 ayat (1) : Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111, Pasal 112, Pasal 113, Pasal 114, Pasal 115, Pasal 116, Pasal 117, Pasal 118, Pasal 119, Pasal 120, Pasal 121, Pasal 122, Pasal 123, Pasal 124, Pasal 125, Pasal 126, dan Pasal 129, pelakunya dipidana dengan pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal-Pasal tersebut.(rn)

 

 

Share

Related posts

Patuhi SE Gubernur, Safari Ramadan Bupati Dan Wakil Bupati Mukomuko Dibatalkan

Berita rafflesia

Jelang Idul Fitri, DPRD Minta Pemprov Bengkulu Gencar Lakukan Operasi Pasar

Berita rafflesia

Pimpinan Media Beritarafflesia Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Launchingnya Bengkulu Siberindo.co

Berita rafflesia

Leave a Comment