Pemerintahan Rejang Lebong

Kali Kedua, Pemkab Rejang Lebong Raih WTP

Rejang Lebong, Beritarafflesia.com- Senin (22/06/2020) Bupati Rejang Lebong DR. H. A. Hijazi, SH, M.Si menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu.

BPK berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 dan Undang Undang Nomor 15 Tahun 2004, telah melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2019. yang terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pemkab Rejang Lebong kembali meraih opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Bengkulu tahun 2019.

Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintah, kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Opini predikat WTP tersebut merupakan kali kedua secara berturut setelah tahun sebelumnya predikat tersebut berhasil diraih Pemkab Rejang Lebong.

Bupati mengatakan, keberhasilan Pemkab Rejang Lebong meraih opini WTP untuk kedua kalinya tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan seluruh masyarakat Rejang Lebong.

Berdasarkan keterangan BPK, disampaikan Hijazi, Kabupaten Rejang Lebong meraih nilai tertinggi se-Provinsi Bengkulu.

“Kabupaten Rejang Lebong meraih nilai WTP tertinggi di Provinsi Bengkulu, ini berkat kerja keras seluruh jajaran, berkat sinergisitas Pemkab Rejang Lebong dengan DPRD serta masyarakat, sehingga kita mendapat nilai tertinggi,” jelasnya.

Atas raihan opini WTP tersebut, pihaknya akan mempertahankannya dengan melakukan evaluasi, yang baik akan dipertahankan dan ditingkatkan yang kurang baik akan diperbaiki.

Disisilain Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong, Wuwun Mirza menambahkan, pihaknya beserta jajaran OPD lainnya akan berupaya mempertahankan prestasi tersebut, mengingat raihan WTP menjadi tolak ukur pengelolaan keuangan daerah yang baik. (Sb)

Share

Related posts

Cegah Corona, DPRD BU Berikan Alat Disinfektan KE BPBD

Berita rafflesia

Daya Beli Masyarakat Menurun, Gubernur Borong Sayuran Pedagang Pasar Muara Aman

Berita rafflesia

Rapat Bersama Terkait Korban Bencana Tanah Bergerak, Bupati Gusril Minta Percepat Relokasi

Berita rafflesia

Leave a Comment