Google Nasional Pemerintahan Provinsi Bengkulu

Kemenkumham Dan Bappas Bengkulu Bagikan 544 Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Kepala Bappas Bengkulu  Saat Bagikan Paket kepada  Warga Kota Bengkulu Yang Terdampak Covid-19

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Aparatur sipil negara (ASN) Kanwil Kemenkumham Bengkulu turut berempati kepada masyarakat Bengkulu yang terdampak pandemi Covid-19, dengan cara menyalurkan 544 paket sembako untuk dibagikan kepada ASN dan masyarakat yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly secara daring dari Graha Pengayoman, Kuningan, Jakarta pada Kamis (29/7/21) diikuti virtual di tujuh kantor wilayah se-Indonesia.Kemenkumham Bengkulu  Saat Bagikan Paket kepada  Warga Kota Bengkulu Yang Terdampak Covid-19

Dari Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah Imam Jauhari memimpin jajarannya yang juga secara daring menyerahkan bantuan kepada tiga perwakilan masyarakat.

Sebanyak 544 paket sembako yang merupakan hasil patungan dari ASN di Kemenkumham Bengkulu terdiri dari Kanwil Bengkulu 100 paket, Lapas Kelas IIA Bengkulu 64 paket, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu 63 paket, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu 50 paket, Rutan Kelas IIB Bengkulu 50 paket, Lapas Kelas IIA Curup 50 paket, Lapas Kelas IIB Argamakmur 50 paket, LPKA Kelas II Bengkulu 25 paket, Bapas Kelas II Bengkulu 25 paket, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Bengkulu 25 paket, Rutan Kelas IIB Manna 25 paket, dan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas II Argamakmur 17 paket.

Dalam keterangannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Imam Jauhari mengatakan pemerintah berupaya hadir membantu masyarakat dengan menyalurkan paket secara nasional, serentak kepada masyarakat agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Kepala Kanwil Kemenkumham Imam Jauhari saat memberi memberi sambutan saat membagikan sembako kepada warga yang terdampak covid 19

“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial Kumham Peduli, Kumham Berbagi, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Imam Jauhari.

Sejak pemerintah menggulirkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Bengkulu, terdapat tren penurunan mobilitas. Di mana pembatasan pergerakan masyarakat menjadi faktor penting salah satu upaya pemutusan transmisi Covid-19.

Namun dengan PPKM juga gerak masyarakat jadi terbatas melakukan aktivitas sehingga dengan adanya paket bantuan sosial ini dapat membantu masyarakat untuk juga menjalani isolasi mandiri. 

“Paket sembako ini kami salurkan kepada 96 ASN dan 488 masyarakat yang terdampak pandemi di sekitar kantor kementerian. Semoga ini dapat membantu mereka agar dapat berlangsung kehidupannya yang saat menjalani isolasi mandiri tentu tidak keluar dari rumah,” kata Imam. 

Imam mengatakan pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly saat menyerahkan bantuan secara daring dari Graha Pengayoman, Kuningan, Jakarta pada Kamis (29/7/21) diikuti virtual di tujuh kantor wilayah se-Indonesia.

Didalam paket sembako yang isinya adalah beras, minyak, gula, mie instan, susu, masker dan handsanitizer, akan disalurkan langsung maupun pemanggilan berkala dalam sehari kepada penerima manfaat.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir dan masyarakat bisa kembali sehat dan beraktivitas,” ungkap Imam.

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket Serentak di 7 Kantor Kementerian

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly melaunching pembagian 46 ribu paket sembako Kumham Peduli, Kumham Berbagi diikuti 7 kantor kementerian dengan daerah penerap PPKM level 4.

Program bantuan sosial Kemenkumham sebanyak ini berasal dari dana sosial sebesar 700 juta rupiah.

Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19. Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

“Kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” kata Yasonna di lapangan upacara Kemenkumham.

Kegiatan ini, kata Yasonna, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” ucap Yasonna.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu meringankan beban mereka yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19,” kata Laoly. (BR)

Related posts

Lantik Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Gubernur Rohidin Minta Tingkatkan Program

Berita rafflesia

Cegah Kerumunan saat Idul Fitri, Satpol PP Kota Bengkulu Lakukan Patroli di Kawasan Objek Wisata

Berita rafflesia

Program Religius dan Bahagia Menginspirasi Nusantara

Berita rafflesia

Leave a Comment