Bengkulu Utara

Lakukan Tindakan Onar Di RSUD, IDI Mendesak Agar Oknum Karyawan BUMN Dilaporkan

BENGKULU UTARA , (Beritarafflesia.com)– Terkait aksi penganiayaan yang dilakukan dua orang oknum karyawan BUMD di Bengkulu Utara berinisial AN dan SI yang membuat onar keributan di RSUD Argamakmur pada Selasa siang (6/4), dengan korbannya seorang Dokter yang tengah bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD) berinisial AB, dimana pemicu keributan lantaran dugaan perselingkuhan. Pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bengkulu mulai angkat bicara, setelah menerima laporan dari IDI Kabupaten BU. Dimana, pihak IDI mengecam keras tindakan main hakim sendiri, yang dilakukan oleh oknum karyawan BUMD Kabupaten BU tersebut.

“Saya sudah menerima pernyataan keras dari IDI Provinsi Bengkulu, bahwa pihak IDI mengecam keras aksi main hakim sendiri tindakan kekerasan , dengan korbannya dokter umum yang tengah bertugas di UGD RSUD Arga Makmur,” ujar Ketua IDI Kabupaten BU dr Alfian.

Alfian pun menandaskan, terkait permasalahan dengan pemicunya masalah dugaan perselingkuhan. Ia menegaskan, bahwa masalah tersebut merupakan masalah pribadi yang bersangkutan. Hal tersebut ditandaskannya, tidak ada hubungannya dengan etik kedokteran. Dalam hal ini, pihak IDI tidak bisa mencampuri urusan pribadi. Terlebih lagi, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara detail masalah pribadi tersebut. Pasalnya, yang bersangkutan (dokter AB,red) belum memberikan klarifikasi apapun kepada pihak IDI.

“Sejauh ini, pihak dokter Ab belum memberikan klarifikasi apa-apa kepada pihak IDI. Sudah dihubungi, tapi belum bisa hadir karena sesuatu hal,” jelasnya.

Kendati demikian, jika mempelajari kejadian dari informasi yang diterima, pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut. Terlebih lagi, kejadian itu melibatkan dokter yang tengah menjalankan tugasnya di tempat ia bekerja. Dan ini jelas, sudah merendahkan profesi kedokteran dan juga telah mencemari nama baik institusi.

“Kami mendesak pihak manajemen RSUD Arga Makmur, agar melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum pegawai BUMD, yang membuat onar dilingkungan RSUD Arga Makmur. Hal ini saya katakan, agar kedepannya tidak terjadi lagi tindakan kekerasan dilingkungan RSUD Arga Makmur,” Tutup Alfian.(BR)

Share this:

Related posts

Pemkab BU Dirikan Pasar Kaget, Bupati Himbau Masyarakat Ikuti Prokes

Berita rafflesia

Tujuh Fraksi DPRD BU Setujui Raperda Menjadi Perda ABPD 2021

Berita rafflesia

BI Serahkan Bantuan Kepada Pemkab BU

Berita rafflesia

Leave a Comment