Kota Bengkulu Pemerintahan

Menuju Petani Produktif, Gubernur Rohidin: Perlu Dukungan Semua Pihak

Bengkulu- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan bahwa meningkatkan kesejahteraan petani dengan pendapatan baik, perlu dukungan dari semua pihak, baik dari sisi pendampingan maupun permodalan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rohidin usai melaunching Tumbang Chipping Perdana Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR)/ Replanting Kelapa Sawit, di Desa Rantau Panjang Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma, Senin (15/06).

Tentu program ini perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya dari sektor permodalan, tapi juga bantuan teknis dari para penyuluh pertanian, ketersediaan bibit dan pola tanam yang benar.

“Perkebunan mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan nasional, terutama dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, penerimaan devisa negara, penyediaan lapangan kerja, perolehan nilai tambah dan daya saing, pemenuhan kebutuhan konsumsi dalam negeri, bahan baku industri dalam negeri serta optimalisasi pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan,” ungkap Gubernur Rohidin

Melalui program replanting ini kita harapkan kebun rakyat yang tadinya tidak produktif, sementara lahannya sangat subur dan sangat dekat dengan jalur transportasi ini, dilakukan peremajaan dengan bibit yang standar kemudian dibantu sektor permodalan yang melalui pembiayaan perbankan.

“Usaha perkebunan terbukti cukup tangguh bertahan dari terpaan badai resesi dan krisis moneter yang melanda perekonomian indonesia. untuk itu, perkebunan perlu diselenggarakan, dikelola, dilindungi dan dimanfaatkan secara terencana, terbuka, terpadu, profesional dan bertanggung jawab dan berkelanjutan demi meningkatkan perekonomian rakyat, bangsa dan negara.” Jelas Rohidin

Dalam era perdagangan bebas, tambah Rohidin, komoditas perkebunan merupakan salah satu komoditas unggulan indonesia yg mampu memberikan devisa negara. upaya pengembangan komoditas tersebut diperlukan bukan hanya untuk meningkatkan kuantitas produk, melainkan disertai peningkatan kualitas, keamanan, kontinuitas produksi dengan tingkat harga yang kompetitif sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

“Kita harapkan kedepan lahan kebun pertanian ini betul-betul produktif, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat menjadi lebih baik,” pungkas Gubernur Rohidin.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Bengkulu Riki Gunawan menambahkan apa yang disampaikan oleh Gubernur Bengkulu terkait sumber dana program replanting ini.

“Sumber dana BPDP KS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), adapun asalnya adalah dari pajak-pajak CPO. Tadinya 25 JT/ hektar, terhitung 1 Juni 2020 menjadi 30 JT/hektar.” Jelas Riki.

 

Share

Related posts

Gubernur Dan Wakil Gubernur Bengkulu Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021

Berita rafflesia

Plt Gubernur Bengkulu Minta Kafilah MTQ Sportif Dan Jaga Nama Baik Bumi Rafflesia

Berita rafflesia

Peringati Hari Oeang ke-74, DJPB Provinsi Bengkulu Lepas Penyu dan Penanaman Pohon

Berita rafflesia

Leave a Comment