Nasional

Milenial Harus Ikut Gaungkan Kampanye Bangga Produk Dalam Negeri

– Dukungan generasi milenial kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting. Untuk, menggaungkan rasa bangga terhadap produk dalam negeri melalui berbagai media di ruang digital, khususnya media sosial (medsos)

“Dukungan generasi milenial ini sangat penting dalam mengembangkan pelaku UMKM,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Muktiyo melalui diskusi Webinar Peran Generasi Milenial Membangkitkan UMKM Kuliner Madura Melalui Media Sosial pada Kamis (3/12/2020).

Menurut dia, kebiasaan para generasi milenial yang kerap menghabiskan waktunya dengan menggunakan gawainya dalam setiap waktu, harus dimanfaatkan secara optimal. Dengan cara membantu para pelaku UMKM menjajakan produknya di ruang digital atau medsos.

“Generasi milenial dengan didukung infrastruktur yang memadai dan juga akhirnya bisa mengkampanyekan dalam program nasional yaitu bangga buatan Indonesia,” ungkapnya.

Dengan dorongan para generasi muda, lanjut dia, potensi UMKM menjadi lebih eksis dalam hiruk pikuk ruang digital dapat diwujudkan. Sehingga, daya jangkau promosi barang atau jasa milik pelaku UMKM dapat lebih luas hingga mencapai ke berbagai pelosok dalam negeri.

Begitu besarnya potensi para generasi muda, kemudian pemerintah mentargetkan mencetak ratusan sumber daya manusia yang kompeten dalam ruang digital. Karena, dalam menuju Indonesia menjadi negara maju, diperlukan 9 juta sumber daya manusia yang mampu berada di ekosistem digital Indonesia.

“Berdasarkan proyeksi konsultan dibutuhkan mencetak sebanyak 600 ribu sumber daya manusia pertahunnya,” imbuhnya.

Sebelumnya Kominfo menyediakan 40.000 beasiswa pelatihan secara daring melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Program ini terbuka untuk masyarakat yang telah lulus pendidikan formal. Peserta yang menyelesaikan pelatihan ini akan mendapatkan certificate of completion, dan peserta yang memenuhi kriteria tertentu akan difasilitasi untuk mengikuti tes sertifikasi global,” ujar Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pelatihan tersebut dapat membuat produktivitas masyarakat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap dilakukan. Mengingat, dalam menjalankan kebijakan tersebut masyarakat sebagian besar menghabiskan waktunya tetap di rumah saja. Maka, sangat penting membuat berbagai pelatihan secara daring untuk mengisi waktu masyarakat selama di rumah.

Sumber: Info Publik.id

Share this:

Related posts

Mendagri: Narkoba adalah Persoalan yang Sangat Serius

Berita rafflesia

DPW Gelora Bengkulu Gelar Rakorwil Kedua, Gelora Siap Memenangkan Pemilu 2024

Berita rafflesia

Kemenpora dan Polri Pastikan Gelaran Piala Menpora Terapkan Prokes Ketat

Berita rafflesia

Leave a Comment