Pansel JPT Untuk Dapat Pantau Jejak Kandidat Sekda Bengkulu

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu telah meloloskan beberapa nama untuk mengikuti tahapan uji kompetensi atau assesment, M.J Anton Hilman, SE Ketua DPW Kibar Nasional Bengkulu meminta kepada Pansel untuk mendengar aspirasi masyarakat bengkulu, agar nanti jabatan Sekda bengkulu bersih dari tendensi manapun dan tidak tersandar oleh berbagai persoalan.

Nama-nama peserta calon sekretaris daerah yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi tersebut, Anton Hilman Mengatakan, dari beberapa nama yang telah lolos administrasi ini ada beberapa orang yang terlibat dalam pusaran kasus Tambak Budidaya benur bengkulu pada tahun 2020 yang telah beberapa kali dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dari 9 orang yang telah lolos seleksi administrasi oleh pihak pansel, ada 2 orang yang sudah bolak balik di panggil KPK, ada nama Isnan Fajri dan ada Edwar Heppy yang mana 2 orang ini diduga kuat terlibat pusaran Gratifikasi Tambak budidaya benur bengkulu,” Katanya.

Anton Menambahkan, kita sangat berharap sekali Jika nanti Jabatan Tertinggi ASN Bengkulu siapapun yang mendudukinya adalah orang yang bersih dari berbagai persoalan, atau biasa kita kenal dengan Good Governance, maka dimulai dari seleksi sekaranglah prinsip-prinsip Good Governance di tegakkan agar nanti roda pemerintahan pun bisa bekerja dengan produktif dan bisa menjaga tiga pilar yaitu Pemerintah, Korporasi, dan masyarakat sipil.

“Jika Prinsip Good Governance di tegakkan dari mulai seleksi Assessment maka ke 2 (dua) orang ini harus di gugurkan, maka kita kedepan akan mendapatkan seorang pemimpin ASN yang betul-betul bersih dari tendensi apapun, sehingga ia bekerja nanti akan bisa leluasa” Ujar anton tegas.

Kata anton, Semua komponen masyarakat untuk dapat memberikan masukan kepada Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), agar mereka mendapatkan referensi tentang Calon Sekretaris daerah.

“kita berharap seluruh Stakeholder  bisa memberikan masukan, baik itu secara terbuka maupun secara tertulis kepada Pansel JPT madya Sekda Bengkulu” tutupnya.(BR1)