Hukum Kota Bengkulu

Pasutri Tersangka Penipuan Haji Naik Status Jadi Terdakwa, Tolak Kembalikan Uang Hasil Tipuan

BENGKULU, Beritarafflesia.com –Pasangan Suami Istri (Pasutri) Refdewita dan Zulfa Hilman yang ditahan atas kasus dugaan penipuan atau penggelapan uang ibadah haji resmi berganti status menjadi terdakwa.

Keduanya resmi di tahan setelah Tim penyidik Polda Bengkulu melimpahkan berkas kasus tersebut kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Penahananan selama 20 hari tersebut dialakukan demi mempermudah proses dakwaan. Untuk tersangka wanita, Refdewita ditahan di Lapas Perempuan Kandang Limun Kota Bengkulu, sedangkan tersangka laki-laki Zulfa Hilman di Rutan Malabero Kota Bengkulu.

Kedua tersangka ditahan akibat menjanjikan pemberangkatan haji bodong dengan jumlah transaksi sebanyak Rp 400 juta untuk dua orang. Barang bukti dari kasus tersebut yakni kwitansi dengan tandatangan di atas materai 6000. Kedua tersangka juga menolak untuk melakukan proses damai dengan mengembalikan uang hasil penipuan tersebut.

JPU Kejati Bengkulu, Andi Hendrajaya menjelaskan pasal yang dikenakan atas kelakuan tersangka yang kini naik status menjadi terdakwa. “Kita melihat kerugiannya cukup besar dan disitu tidak ada perdamaian. Kita kenakan pasal 378 KUHP jucto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau pasal 372 KUHP pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” jelas Andi.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Puspa Erwan mengatakan pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam persidangan kelak.

“Inilah hukum, kemaren memang tidak ditahan di Polda dan disini ditahan. Kita lihat konsekuensinya inilah hukum. Untuk desakan lainnya kita lagi persiapan kasus perdatanya dalam hal ini persidangan,” ujar Puspa.(FHR)

 

 

Share this:

Related posts

Pemkot akan Transfer Dana Hibah Rp 4 Miliar ke Rekening Pelaku Usaha

Berita rafflesia

38 Tenaga Medis RSUD M Yunus Jalani Isolasi

Berita rafflesia

Dinas Kominfosan Kota Lepas 6 Siswa Magang Dari SMKN 1

Berita rafflesia

Leave a Comment