Mukomuko

Pemkab Dan Kominfo Mukomuko Gelar Coffee morning Bersama Awak Media

Pemerintah kabupaten muko-muko melui dinas kemunikasi dan informasi (Kominfo) menggelar acara Coffee morning bersama awak media, dari perwakilan  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), di kantor kominfo kabupaten muko-muko, pada senin (5/7/2021) kemarin

 

Mukomuko, Beritaraflesia.com – Pemerintah kabupaten muko-muko melui dinas kemunikasi dan informasi (Kominfo) menggelar acara Coffee morning bersama awak media, dari perwakilan  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), di kantor kominfo kabupaten muko-muko, pada senin (5/7/2021)  

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA dan Wakil Bupati Mukomuko Wasri, Ketua DPRD Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE,  Anggota Komisi III DPRD, Mustadin, SIP, Plt. Staf Ahli Bupati, Yandaryat, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr. Abdi Yanto, SH., M.Si,serta pejabat SKPD kabupaten Mukomuko.

Kepala dinas KOMINFO kabupaten Mukomuko Bustari mengajak para insan pers untuk bersinergi untuk kerjasama yang baik dan profesional,  Karena selama ini antara pemerintah daerah sudah terjalin dengan baik supaya lebih di tingkatkan.

Kepala dinas KOMINFO kabupaten Mukomuko Bustari,saat menyampaikan sambutan 

“ Pemerintah kabupaten Mukomuko ingin merangkul insan pers sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga masyarakat sebagai konsumsi public, serta bisa mendapatkan informasi yang obyektif dan berimbang. Untuk itu kami berharap agar sinergisitas pemerintah bersama media supaya edukatif, inofatif, dan kreatif”, kata Bustari .

Menurut  Bustari, pihaknya selama ini tidak menganggap adanya komunikasi yang tersumbat dengan media, namun demikian kedepannya ia ingin mengajak kerja sama ini bisa ditingkatkan lagi.

Akrab: Bupati dan jajarannya poto bersama pimpinan media

Disamping itu, Bustari mengharapkan agar peran media bisa bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mukomuko, sehingga spot atau objek pariwisata di daerah ini bisa tereksplor dan bisa dikenal ditigkat nasional bahkan sampai mancanegara. “Dengan demikian diharapkan banyak turis domestic maupun mancanegara, yang berdampak pada pemasukan bagi Kabupaten Mukomuko,” katanya.  

Selanjutnya, Bustari juga berkeinginan adanya internet gratis di desa desa, hal ini merupakan salah satu dari 13 program bupati Mumkomuko, dan langkah pertama yang dilakukan adalah menyurati icon plus,  karena provider Telkomsel tidak bisa menjangkau seluruh desa -desa yang ada di kabupaten Mukomuko.

“Sesuai dengan janji kabupaten di atas tanggal 20  Juli 2021, kita akan ekspos icon plus akan menyampaikan proposal seperti ini,  dan ke depannya internet sudah ada di desa – desa, ”tegasnya.

            Di sela – sela acara tersebut bupati Mukomuko menyampaikan,  dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan tidak cukup terpaku dengan eksekutif dan legislatif, namun harus melibatkan peran serta semua pihak.

Ditegaskannya, pemerintah daerah selaku leading sektor penggerak pembangunan dituntut untuk menjalin sinergitas. Membangun kerjasama yang baik dengan semua unsur, serta mampu menyelaraskan program visi misi pembangunan daerah dengan program pemerintahan pusat maupun provinsi.

”Membangun sebuah daerah, tak cukup dengan eksekutif dan legislatif saja, tetapi harus menjalin sinergitas dengan semua pihak. Termasuk sinergitas dalam menselaraskan program visi misi daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi,” ungkapnya.

Disamping itu, pemerintahan di daerah juga dituntut harus menjalin sinergitas dengan insan pers sebagai pilar ke empat pembangunan. Bupati  mengatakan bahwa, harus diakui disamping mencerdaskan masyarakat melalui penyebarluasan informasi publik, insan pers berkontribusi besar dalam mengontrol kerja pemerintahan serta, menjadi penyimbang dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

”Saya yakin dan percaya bahwa kawan-kawan insan pers inilah yang menjadi ujung tombak menyampaikan informasi pembangunan hingga ke tingkat bawah. Untuk itu, sesuai profesinya, saya melihat peran serta kawan-kawan pers sangatlah besar untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Mukomuko,” ujarnya.

Sementara itu dalam acara ini juga bupati mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA menyampaikan,  Insan pers sangat berpengaruh terhadap laju pembangunan, yakni pada posisi menjadikan barometer sebagai karya-karya jurnalistik yang dihasilkan oleh perusahaan media massa, bahkan karya seorang jurnalis dapat mempercepat  juga bisa memperlambat.

Bupati Mukomuko  Sapuan saat memberi sambutan 

“ Misalnya, ketika insan pers selalu menyebarluaskan informasi buruk tentang suatu  daerah. ruginya ketika akan berhadapan dengan pihak tertentu , terutama investor  yaang membutuhkan jaminan keamanan ketika ingin menanamkan modalnya atau  berinvestasi di sebuah daerah” Jelas Sapuan

Disamping itu lanjut sapuan, Pers dituntut professional,  Bersinergi dengan pemerintah tidak harus mengenyampingkan tugas kontrol. Perlu disadari, ketika kredibilitas informasi sebuah daerah selalu mengedepankan hal positif.

”Maaf, kalau bahasa berita yang menyesatkan. Yang jelek-jelek saja, misal. Orang luar akan baca. Harusnya orang luar bisa masuk ke daerah, berinvestasi. Tetapi setelah disearching, berita tidak ada yang positif, akhirnya mereka bias batal . Ini salah satu contoh” Tutupnya

Diketahui kegiatan dialog publik yang diselenggarakan diskominfo Mukomuko mengusung tema ”Sinergitas pemerintah bersama media melalui informasi yang edukatif, inovatif dan kreatif” melibatkan insan pers, organisasi profesi kewartawanan dan himpunan organisasi perusahaan media,Demikian” (Byg)

 

 

Share

Related posts

Kapolres MM Pimpin Sertijab Kapolsek Sungai Rumbai

Berita rafflesia

Pemerintah Pusat Siap Kucurkan Anggaran Dana Desa Pondok Kopi Di Mukomuko 1 Miliar Lebih

Berita rafflesia

Pondok Pesantren Alfatah Nurul Anwar MM Gelar Vaksinasi Kepada Siswa Dan Siswinya

Berita rafflesia

Leave a Comment