Pemprov Bengkulu Segera Salurkan Beras  Pada KPM di Kabuputen/Kota

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Dampak  El Nino yang mengkibatkan kekeringan, mulai dirasakan masyarakat Provinsi Bengkulu. 

Akibatnya berdampak pula pada kenaikan harga kebutuhan pokok khususnya beras.

Kantor Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Prum Bolug) Provinsi Bengkulu, mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Beras.

Seharunya disalurkan pada Oktober, namun menginggat dampak tersebut maka bansos  akan disalurkan pada September ini.

Pimpinan Prum Bulog Wilyah Bengkulu H. Baktiar. AS, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat bersama Kepala Dinas Ketahan Pangan Provinsi Bengkulu dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota serta Biro Ekonomi Provinsi Bengkulu pada Rabu (6/9/2023) siang.

Rapat membahas dampak dari Elnino, yang mengakibatkan pada kondisi lahan pangan di Provinsi Bengkulu terjadi kekeringan. 

Hal itu mengkibatkan bahan pangan Beras mengalami kenaikan. Sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat.

“Pada Jumat tanggal 8 September nanti, kita akan melouncing  penyaluran beras Provinsi Bengkulu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten/kota ,” kata dia.

Untuk penerima bansos kali ini sama dengan seperi sebelumnya ada 169,744 KPM akan menerima beras 10 kilo selama tiga bulan kedepan. 

Baktiar mengungkapkan ini merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir memberikan jaminan untuk ketersediaan pangan.

“Ada 169,744 KPM yang akan menerima bansos beras. Satu KK akan menerima 10 kilo beras. Alhamdulillah ini diberikan secara cuma-cuma dengan adanya bantuan ini kita berharap bisa membantu meringankan beban dari saudara-saudara kita yang memang kesulitan akibat kondisi cuaca ekstrim yang sedang terjadi saat ini,” ujar dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu,Sisardi,MM mengatakan pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan berbagai upaya untuk antisipasi kenaikkan harga beras di Provinsi Bengkulu. 

Pihaknya melakukan stabilitasi harga akan melakukan gerakan-gerakan pangan murah di beberapa titik terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau akses oleh masyarakat.

“Kami akan lakukan pangan murah di titik-titik, di spot-spot yang yang akses jalannya agak jauh seperti di daerah Teluk Sepang dan di pinggir-pinggiran benteng (Bengkulu Tengah) agar dapat dijangkau  oleh masyarakat kita yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Selanjutnya pihaknya akan mengupayakan kesejahteran Petani, karena manurutnya saat ini petani engan turun untuk bersawah lantaran harga pupuk yang semakin tinggi sedangkan petani jauh dari kata Sejahtera .

“Kita membuat petani Sejahtera pedagang untung konsumen tersenyum jadi ketiganya itu kita harus jaga karena belakangan petani itu enggan untuk ke sawah karena Harganya terlalu murah kita bikin seimbangkan dengan harga saat ini kita ketahui harga pupuk harga produksinya tinggi,” sampainya.(BR1)