Pemprov Kembali Gelar Pemutihan Pajak dan Dorong Masyarakat Taat Pajak Kendaraan 

Pemprov Kembali Gelar Pemutihan Pajak dan Dorong Masyarakat Taat Pajak Kendaraan 

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali laksanakan program pemutihan pajak dan pembebasan biaya balik nama bagi kendaraan bermotor.

Yang mana program ini, merupakan yang ke dua kali setelah pada tahun lalu pernah dilakukan oleh Pemprov Bengkulu bekerjasama dengan Dirlantas Polda Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah Saat Tinjau Lokasi Pemutihan Pajak Kendaraan

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah hingga masyarakat taat bayar pajak kendaraan.

“Lebih dari itu, dampak dari program ini sebagai wujud masyarakat tertib membayar pajak sehingga saat berkendara pun masyarakat nyaman, hati tenang dan berdampak terhadap pembangunan,” jelas Rohidin, Selasa (27/6/2023) di jalan Cendana Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu.

Pemprov Kembali Gelar Pemutihan Pajak dan Dorong Masyarakat Taat Pajak Kendaraan

Selain itu, melalui program pemutihan pajak kendaraan ini, Pemprov Bengkulu mendapatkan penghargaan kinerja Samsat terbaik di tahun 2022 dan provinsi terbaik ke-8 secara pendapatan di nasional.

“Di tahun ini kita menargetkan pendapatan Pemprov naik diatas 20-30 persen,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Isnan Fajri menyebut, antusias masyarakat provinsi Bengkulu sangat tinggi, hal ini terbukti dengan telah 2 tahun berturut-turut program pemutihan pajak kendaraan bermotor telah dilaksanakan berdampak terhadap pendapatan daerah sebasar 7 persen.

“Kita targetkan pendapatan di sektor pajak kendaraan mencapai 360 Miliar dan di bulan Juni ini telah sebesar 50 persen, sehingga mudah-mudahan akan tercapai target 100 persen di akhir bulan Agustus nanti,” kata Isnan Fajri.

Untuk mendorong pencapaian tersebut, Pemprov Bengkulu selalu berkerjasama dengan pihak stakeholder terkait lainnya.

“Mulai dari Polda Bengkulu, Jasa Raharja hingga stakeholder terkait akan terus berupaya agar masyarakat tertib pajak kendaraan bermotor,” Imbuhnya. (BR1)