Kota Bengkulu

PLT Kadis Pariwisata Kota Bantah Bangunan Sentra Kuliner Terbengkalai

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com – Plt Kadis Pariwisata Kota Bengkulu, Amrullah memperjelas informasi yang menyatakan bahwa bangunan sentra kuliner di pantai panjang adalah salah satu aset Pemkot Bengkulu yang terbengkalai.

Menanggapi Informasi yang diberitakan salah satu media tersebut, langsung ditepis oleh Amrullah. Menurutnya, bangunan  tahun 2017 dan diresmikan pada tahun 2018 itu tidak terbengkalai. Namun saat ini belum di pungsingkan secara normal, karena kondisi pandemi covid-19.

“Jadi tidak benar kalau ada yang mengatakan bangunan ini terbengkalai. Dulu sempat dimanfaatkan, Tapi sejak kondisi pandemi Covid-19 bangunan tersebut  tidak ada lagi aktivitas pedagang kuliner di sini. Ya bagaimana pedagang mau jualan kalau suasana sepi  pembeli. Lagipula sejak covid ini pengunjung juga dilarang berkerumun,” Kata Amrullah.kepada awak media, Kamis (4/3/2021).

Ditegaskan Amrullah, bangunan itu memang dibangun oleh Dinas Pariwisata Kota Bengkulu. Setelah diresmikan, dikelola oleh salah satu BUMD milik Pemerintah Kota  (Pemkot) Bengkulu yakni Perusahaan Daerah Ratu Agung Niaga (PD RAN) untuk menyewakan lapak yang muaranya untuk peningkatan PAD.

“Intinya, untuk bangunan Sentra Kuliner ini tidak ada yang terbengkalai. PD RAN sudah berusaha untuk mengelola dengan memasukkan pedagang ke sini. Kalau sebelum pandemi lokasi ini diisi oleh pedagang kuliner, mereka buka setiap hari. Sekali lagi, tidak benar kalau ada media mengatakan terbengkalai,” tegas Amrullah.

Dikatakan Amrullah, kalau Covid-19 sudah berakhir dan masyarakat sudah diperbolehkan ramai-ramai mendatangi lokasi wisata di sana, maka tempat sentra kuliner akan diaktifkan lagi atau beroperasi kembali. Salah satu pedagang yang pernah menempati sentra kuliner adalah Meri. Dulu Meri jualan empek-empek (pempek) di lokasi tersebut.

“Dulu saya memang jualan di sana (sentra kuliner). Tapi sejak pandemi Covid-19. Jualan sepi, bahkan tidak ada yang beli. Insya Allah kalau Covid-19 sudah berakhir dan lokasi disana sudah ramai pengunjung, saya mau jualan lagi di sana,” ujarnya.

Selain sentra kuliner, aset yang disebut-sebut terbengkalai adalah bangunan eks terminal di Kelurahan Betungan. Ini pun diklarifikasi oleh Plt Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman. Noprisman mengatakan bahwa eks terminal Betungan itu dalam waktu dekat akan difungsikan sebagai kantor dinas PUPR.

“Insya Allah bulan April, Dinas PUPR akan pindah ke eks terminal betungan itu,” ujar Noprisman saat dihubungi via telepon.” (Mc)

 

 

Share

Related posts

Mengawali Peninjauan Kebersihan Di Kawasan Pantai Panjang

Berita rafflesia

TP PKK Kota Bengkulu tetap Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

Berita rafflesia

Pastikan Rasmie Sampai Kerumah Warga, Sekda Pantau Pendistribusian

Berita rafflesia

Leave a Comment