Kota Bengkulu Pemerintahan

Program Pengangkatan Anak Yatim, Wali Kota Helmi : Sudah Asuh 15, Siap Asuh Lebih

BENGKULU, Beritarafflesia.com – Program pengangkatan anak yatim oleh pejabat ASN (Aparat Sipil Negara) Pemerintah Kota yang direncanakan oleh Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan dilaporkan telah direalisasikan dengan maksimal. Hal tersebut diungkapkan Kabag Kesra, Fajrul saat Rakor soal Evaluasi Dana Kelurahan, HD clean, Program Masjid Buka 24 jam dan Pengangkatan Anak Yatim bersama Wali kota pada Senin (6/12020).

Fajrul menjabarkan bahwa setelah hasil validasi beserta para camat, dari total 1.409  anak yatim, hanya 24 anak lagi yang belum mendapatkan orang tua asuh.

“Sebanyak 1.385 anak yatim sudah kita pasangkan dengan satu ASN sebagai orang tua asuh,” ujarnya.

Wali Kota Helmi sendiri diketahui sudah mengangkat sebanyak 15 orang anak yatim. “Saya sudah 15. Sekarang sisa 24 lagi. Kalau tidak ada, nanti tambahkan ke saya,” tungkap Wali Kota Helmi saat membuka acara rakor tersebut.

Terkait sisa 24 anak yatim tersebut, Wali Kota Helmi beri waktu selama 2 hari kepada Kesra. Beliau mengingatkan agar semua anak yatrim tersebut harus dipasangkan dengan orangtua asuh, sebagai langkah untuk mewujudkan visi kebahagiaan..

“Anak yatim ini bukan sekedar kita kasih uang, tapi (kita juga) sentuh hatinya. Suasana kehangatan rumah tangga itu perlu dirasakan juga oleh mereka. Selanjutnya, tolong anak-anak yatim ini juga diajar untuk hafal hadits. Kita tanya dia, kita sapa dia, undang ke rumah kita. Kita rawat sebaik-baiknya. Kalau ada baju-baju yang masih layak, kasihkan. Suatu saat dia jadi pejabat, dia juga akan seperti itu kepada anak yatim. Inilah warisan kita nanti. Tidak ada (kota) di Indonesia seperti itu, kecuali di Kota Bengkulu,” sampai Helmi.

Pihak perwakilan dari Baznas yang juga hadir pada rakor tersebut menyatakan siap untuk membantu membiayai sebanyak 40 anak yatim.

Terkait program HD Clean, Baznas juga akan mengakomodir perpengkapan masjid seperti penyediaan kain putih alas sajadah untuk sujud dan mesin cuci.

Program HD Clean sendiri rencananya hanya untuk masjid-masjid yang buka 24 jam. Sudah ada beberapa masid di lapangan yang buka 24 jam seperti Baitul Rahim dan At-Taqwa. Namun tetap akan dievaluasi lagi.

“HD clean ini juga program prioritas kita. Saya minta kominfo betul-betul dikordinasikan dengan Lurah dan RT. Ketua RT yang tidak bekerjasama dan tidak mendukung itu mohon evaluasi,” tegas Helmi

Rencananya, total 59 masjid yang akan diakomodir untuk program HD Clean, diantaranya adalah di Kecamatan Ratu Agung 7 masjid, Sungai Serut 2 masjid, Muara Bangkahulu 7 masjid, Singaran Pati 2 masjid, Selebar 6 masjid, Kampung Melayu 5 masjid, Ratu Samban 4 masjid, Teluk Segara 3 masjid, Gading Cempaka 13 masjid.

“HD Clean nanti personelnya 4 orang membersihkan seluruh masjid baik di alam atau di luar. Kami akan membawa vakum cleaner membrrsihkan ambal-ambal. Nanti juga akan melibatkan risma,” jelas Fajrul. (Cecep)

Share this:

Related posts

Kembangkan Usaha Daerah, Pemprov Daftarkan Kopi Robusta Bengkulu Ikut Misi Dagang Australia 2020

Berita rafflesia

Wawali Minta Warga Siaga Tingkatkan Pencegahan Kebakaran

Berita rafflesia

Bupati Hijazi Berikan Surat Asimilasi Ke 33 Napi Rejang Lebong

Berita rafflesia

Leave a Comment