Kota Bengkulu

Puluhan Nelayan Gruduk PT.Pelindo

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Menindak lanjuti surat dari PT.Pelindo Pulau II Bengkulu puluhan masyarakat yang tergabung dalam 7 kelompok nelayan di pulau baii Kota Bengkulu mendatangi kantor Pelindo II Selasa (29/09/20).

Sebelumnya pihak PT Pelindo II ini melayangkan surat terkait konflik lahan yang diduduki kelompok nelayan yang belum memiliki tempat tinggal telah diklaim oleh PT.Pelindo tertera dalam surat tersebut melakukan pengancaman ingin memagar lahan.

Selain itu pihak PT.Pelindo mengundang berbagai pihak untuk melakukan rapat tindak lanjut pemantapan atau persiapan pemagaran dan pembongkaran bangunan serta pembersihan tiang patok dilahan HPL milik PT Pelindo II Bengkulu.

Namun masyarakat tetap menolak pemagaran dikeranekan pihak PT.Pelindo II telah melangar peraturan dengan cara menelantarkan lahan tersebut selama 41 tahun, Koordinator ketua National  Corruption Watch (NCW) Provinsi Bengkulu, Ikzan Nazir, SH, mengatakan sesuai pasal 6 PP No 11 tahun 2010 tentang Penertiban Dan Pendayagunaan Tanah terlantar 30 tahun berturut maka hak atas tanah ini dikembali kepada negara untuk kemakmuran rakyatnya.

“Didalam peraturan jika lahan tiga puluh tahun berturut tidak dikelolah, tidak dibangun dan tidak dimanfaatkan maka sesuai peraturan perundang udangan lahan tersebut  kembalikan kepada hak negara, untuk itu masyarakat warga negara indonesia boleh mengarapnya bagi yang tidak memiliki tempat tinggal,” ungkap Ikzan Nazir.

Lebih lanjut dikatakannya jika pihak pelindo masih tetap inggin melakukan pemagaran maka mereka harus mengikuti aturan dan mengugat ke pengadilan perdata.

“Karena pihak perusahaan yang sudah menelantarkan lahan mencapai waktu tertentu, sertifikat HPL nya tentu sudah kadaluarsa sehingga tidak punya hak sama sekali lagi terhadap tanah tersebut. Harapan kita pihak PT. Pelindo II Bengkulu, menempuh jalur hukum, jangan memaksakan kehendak apa lagi ingin memanfaatkan aparat penegak hukum untuk mengeksekusi lahan yang sudah di kuasai masyarakat, sehingga hal – hal yang tidak kita inginkan bisa terjadi,”paparnya. (Rian)

Share this:

Related posts

Oknum Lurah yang di Grebek Warga, Dilaporkan ke Polres

Berita rafflesia

Respon Cepat, Pemkot Bengkulu Bantu Warganya Yang Terlantar

Berita rafflesia

Perkuat Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah, Pansus II DPRD Kota Padang Kunker ke Kota Bengkulu

Berita rafflesia

Leave a Comment