Rejang Lebong

Rehap Ruang Kelas SMA Negeri 03 2022 Rejang Lebong Terindikasi Korupsi 

Rehap Ruang Kelas SMA Negeri 03 2022 Rejang Lebong Terindikasi Korupsi

Rejang Lebong,Beritarafflesia.com- Kegiatan renovasi (rehabilitasi) ruang kelas Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 03 tahun 2022 Kabupaten Rejang Lebong, yang di alokasikan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dari sumber Dana Khusus (DAK) Tahun 2022 disinyalir ada tindakan yang melanggar Hukum.

Pasalnya ada beberapa item pekerjaan paket proyek  SMA 03 Rejang Lebong ini, di duga tidak sesuai Speksifikasi, sedangkan anggaran yang di Peruntukan untuk rehabilitas Gedung Sekolah ini sangat besar, hingga mencapai sebesar Rp. 991.304.000; (Sembilan Ratus Sembilan Puluh Satu Ribu, Tiga Ratus Empat Ribu Rupiah) yang di kerjakan oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) Swakelola.

Dari pantauan wartawan di lapangan bahwa terdapat proses pengerjaan Proyek rehabilitas Ruang Kelas SMA Negeri 03 kabupaten Rejang Lebong tersebut tidak mengacu pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Pemasangan keramik dalam ruang kelas tidak di bobok

Kejanggalan ini  terdapat pada pemasangan keramik di bagian lantai dalam ruang kelas. Dimana keramik yang lama ada dugaan tidak dilepas, hanya ditimpa dengan keramik yang baru dengan volumenya keramiknya lebih besar dari yang lama., dengan ukuran 30 x 30, Sedangkan keramik yang baru berukuran  40 x 40 cm. Begitu juga dengan pemasangan plafon, dimana plafon yang seharusnya sudah layak di ganti  namun sepertnya Plafon yang lama tersebut hanya di CAT sebagai modus untuk mengelabui saat serah terima pekerjaan.

Begitu juga kayu pada bagian atas, saat pergatian ATAP tidak semuanya di ganti, mereka masih memakai kayu yang lama. Sedangkan seharusnya kayu kusen yang sudah lapuk dan layak di ganti dengan yang baru, tapi mereka sulap ditutupi dengan pelafon.

Sementara itu ketika di konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 03 Rejang Lebong, Rusdi terlihat menutupi kejanggalan. Bahkan Ketika di temui wartawan justru tidak bersedia untuk di wawancara. Begitupun para pekerja yang ada di lapangan terkesan arogan saat wartawan melakukan investigasi di lapangan. demikian.(BR1)

Share

Related posts

Kunker Ke Polres Rejang Lebong, Kapolda Bengkulu Pesan Wajib Jaga Netralitas

Berita rafflesia

Polres Rejang Lebong Tingkatkan Prokes di Satpas

Berita rafflesia

Pertanggal 1 Februari, Bupati Hijazi Akan Bubarkan Pesta Pernikahan

Berita rafflesia

Leave a Comment