Lebong

Salah Input Data, Kadinkes Provinsi Klarifikasi: Lebong Masih Zonah Hijau

Lebong Beritarafflesia.com- Berdasarkan rilis data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional. Terdapat 102 kabupaten/kota di Indonesia yang masih berstatus zona hijau Covid-19 dan akan memberlakukan kenormalan baru (New Normal).

Anehnya, Kabupaten Lebong tidak temasuk dalam data zona hijau tersebut. Padahal, Lebong masih zero alias nihil positif Covid-19.

Setelah ditelusuri, berdasarkan hasil koordinasi Kepala Dinkes Kabupaten Lebong Rachman SKM MSi ke Gugus Tugas Pcovid-19 Provinsi Bengkulu, ada kesalahan input data.

1 orang positif Covid-19 di Kabupaten bengkulu Utara, masuk ke data di Kabupaten Lebong.

Terkait adanya dugaan kesalahan input data ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong meminta agar Gugus Tugas Provinsi Bengkulu segera mengklarifikasi dan meluruskan/merevisi data ke Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Ini ditegaskan oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong Donni Swabuana ST MSi.

Pria yang juga Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Lebong ini mendesak agar Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu sesegera mungkin dan tidak menunda-nunda mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Lebong atas kesalahan input data tersebut.

“Saya selaku Jubir Gugus Tugas Covid-19 Lebong mendesak Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu segera mengklarifikasi terkait tidak masuknya Lebong sebagai salah satu zona hijau Covid-19, berdasarkan rilis data gugus tugas nasional,” ujar Donni.

Dia menambahkan, polemik terkait kesalahan input data ini, tidak bisa dianggap sepele.  Gugus Tugas Covid-19 Lebong yang di dalamnya juga ada unsur TNI/Polri dan elemen masyarakat Lebong lainnya, telah bekerja keras sesuai dengan tupoksi masing-masing, untuk mempertahankan agar Lebong tetap dalam zona hijau.

Dengan adanya rilis resmi dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional, dan Lebong tidak masuk dalam daftar daerah zona hijau, terkesan seolah-olah kerja keras selama ini tidak dihargai.

“Kita tidak ingin hal ini terus berlarut-larut, jadi kita mendesak agar Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu segera mengklarifikasi,” tandas Donni.

Menyikapi banyaknya desakan agar Gugus Tugas Provinsi Bengkulu segera mengklarifikasi terkait kesalahan input data itu, Minggu (31/5/2020) sore, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni MKes langsung menggelar press release.

Versi Herwan, tim data Kemenkes RI yang setiap hari melaporkan ke gugus tugas nasional, salah saat menginput data. 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara, masuk ke dalam data Kabupaten Lebong.

“Kami baru tahu, bahwa di situ..ternyata mereka (Tim data Covid-19 pusat,), menginput 1 data konfirmasi positif dari Lebong. Ternyata, ada satu kasus, yang terjadi di Bengkulu Utara, ternyata terklik di Lebong. Sehingga, langsung mereka menyatakan terimakasih atas koreksinya dan segera memperbaiki atas kesalahan data tersebut,” kata Herwan. (Wz)

Share

Related posts

Penyusunn RKPD, Pemkab Lebong Gelar Musrembang

Berita rafflesia

Kapolres Lebong Berharap Bisa Berikan Hukuman Maksimal Untuk Pelaku Asusila

Berita rafflesia

Resmikan Ponpes Nurul Qur’an, Ini Harapan Bupati Lebong

Berita rafflesia

Leave a Comment