Sambut Hari Bhayangkara ke-77,Polres Bengkulu Utara Gelar Doa Lintar Agama

Sambut Hari Bhayangkara ke-77,Polres Bengkulu Utara Gelar Doa Lintar Agama

Arga Makmur,Beritarafflesia.Com– Doa lintas agama digelar Polres Bengkulu Utara dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 77, Kamis (22/06).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Amarta Mapolres Bengkulu Utara tersebut dilaksanakan acara Doa bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023

Selain Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana.S.I.K,M.M dan Forkopimda Kab.Bengkulu Utara, doa lintas agama juga dihadiri oleh PJU Polres Bengkulu Utara, Kapolsek jajaran Polres Bengkulu Utara, seluruh anggota Polres Bengkulu Utara dan para pemuka agama serta jemaat dari masing-masing pemuka agama.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana.S.I.K,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa keluarga besar anggota Kepolisian Republik Indonesia akan berulang tahun yang ke 77 tahun tepatnya pada tanggal 1 Juli 2023.

“Memasuki usia yang ke 77 tahun, kami yakin banyak kekurangan ataupun belum maksimal dalam hal memberikan perlindungan maupun pelayanan kepada masyarakat. Maka dari itu, pada kesempatan yang baik ini, kami memohon kepada seluruh yang hadir untuk berdoa supaya kedepannya Polri dalam menjalankan tugas selalu diberikan keberkahan,” tuturnya.

Kepada para tokoh agama, Kapolres meminta untuk senantiasa menyisipkan pesan-pesan kamtibmas dalam segala kegiatan ibadah. Terlebih, saat ini sudah memasuki pentahapan-pentahapan pemilu yang mana ujungnya nanti dilaksanakan pada tahun 2024.

Kabupaten Bengkulu Utara merupakan tempat yang adem, dan sebentar lagi akan memasuki tahun politik. Maka dari itu, kami meminta bantuan kepada para tokoh agama yang hadir untuk selalu ikut berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan yang aman dan sejuk di wilayah Kab Bengkulu Utara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana.S.I.K,M.M mengungkapkan situasi yang aman, damai dan sejuk bukanlah datang dengan sendirinya, melainkan adanya peran dari seluruh elemen masyarakat.

Perlu diketahui, bahwa doa bersama ini dipanjatkan oleh para tokoh agama dari agama Kristen, Katolik, Hindu dan juga Islam.(Br1)