Kota Bengkulu

Sepakat Damai, Amirudin Cabut Laporan

 

Amirudin saat mendatangi Kejari
Amirudin saat mendatangi Kejari

Bengkulukota,Beritarafflesia.com –Polimik laporan Amirudin Murtaza selaku kuasa Direktur PT Karya Duta Mandiri Sejahtera, sebagai kontraktor pelaksana proyek pembangunan Alun-alun Taman Barendo, di Jampidsus Kejagung RI atas tuduhan pemerasan dalam pembangunan Alun Alun Barendo di komplek Masjid Agung At Taqwa milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bulan lalu,akhirnya sepakat mengadakan perdamaian secara kekeluargaan,Hal ini dibenarkan Amirudin saat dikompirmasih wartawan  pada Selasa (21/1/2020).

“Ya benar, saya sudah cabut laporan itu. Karena kami telah sepakat berdamai dan menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan,” terang Amirudin,

Amirudin juga menjelaskan,pencabutan laporan itu, setelah surat perdamaian yang dibuat di tandatangani oleh dirinya dan Dirut CV. Civarligma Engineering, Endri Agustomi yang merupakan konsultan pengawas pembangunan Alun-alun Barendo Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

“Surat perdamaiannya telah ada, kami semua telah sepakat. Jadi perkara ini tidak perlu lagi diproses secara hukum,” kata dia.

Selanjutnya dari keterangan Amirudin, kesepakatan damai itu terjadi saat dirinya telah bertemu dengan Endri Agustomi. Disaat itu terjadi pembicaraan yang akhirnya diputuskan untuk berdamai dan menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.

Terkait persoalan uang Rp 2 miliar seperti dalam laporannya ke Jampidsus tersebut,tidak di persoalkan lagi.karena sudah sepakat untuk berdamai kekeluargaan.

“Untuk 2 miliar uang itu masih dalam pembicaraan,dan tidak ada persoalan lagi karna sudah sepakat untuk berdamai, intinya surat perdamaian itu,sebagai dasar untuk saya mencabut laporan tersebut” Jelas Amirudin

Terkait laporan dirinya yang saat ini telah ditangani penyidik Kejari Bengkulu, Amirudin menerangkan bahwa hal ini telah disampaikannya pada penyidik Kejari Bengkulu, telah ada kesepakatan damai. Sehingga untuk langka atau proses hukum selanjutnya semua diserahkan sepenuhnya ke penyidik Kejari Bengkulu, yang menangani perkara ini.

“Semua telah saya ceritakan ke penyidik. Jadi untuk selanjutnya, semua saya serahkan penyidik, saya akan ikuti,” sampainya.

Menanggapi adanya pencabutan pengaduan ini, Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan, SH belum mau berkomentar banyak. “Kalian lihat sendiri, kita kan masih proses,” kata Emilwan,demikian (rn)

 

Share this:

Related posts

Rapat Paripurna DPRD Kota, Walikota Sampaikan LKPJ Tahun 2020

Berita rafflesia

PSI Berbagi Keberkahan Ramadhan Pada Pengguna Jalan Dan Anak Yatim

Berita rafflesia

Pemkot Bengkulu Mutasi 61 Pejabat Eselon III dan IV

Berita rafflesia

Leave a Comment