IAIN Nasional

Songsong Perubahan Status Menjadi UIN, IAIN Rombak Kampus Besar-Besaran

BENGKULU, Beritarafflesia.com – IAIN Bengkulu siapkan segala faktor penunjang dalam rangka perubahan stratusnya menjadi UIN Fatmawati Bengkulu. Salah satunya yakni dengan membangun fasilitas yang diperlukan. Hal tersebut dibuktikan dengan gedung-gedung megah yang kini beberapa diantaranya sudah selessai dibangun.

“Kurang lebih ada 3 bangunan yang akan diresmikan IAIN nanti setelah diubah status menjadi UIN. Diantaranya yaitu gedung baru pelebaran Pascasarjana, Gedung baru pelebaran Fakultas Syariah, dimana rencananya akan ada juga fakultas baru didalamnya dengan kapasitas gedung sebanyak 2000 orang, dan juga Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, yang nantinya akan dipecah menjadi Fakultas Dakwah dan Komunikasi,” ujar Kepala Subbag Humas IAIN Bengkulu , Sri Ihsan, M.Pd.

Sri Ihsan menjelaskan bahwa jika ditinjau dari kesiapan dan persyaratan, perubahan status IAIN sudah hampir terpenuhi . Kesiapan tersebut dilihat berdasarkan segi administrasi, struktur, bangunan, dan para dosennya.

Persiapan tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2017 lalu. Di tahun 2019, segala persiapan pun dirasa sudah matang.

‘’Cuma kita mesti harus sabar dalam menunggu keputusan resmi dari Kemenag pusat untuk memutuskan, kapan peresmian IAIN akan menjadi UIN-nya.’’ujar Sri Ihsan.

Sri Ihsan juga menyampaikan bahwa setelah IAIN resmi dirubahh statusnya menjadi UIN, maka sesuai aturan pusat yang berlaku, pihak kampus harus menambah jumlah pegawai dan juga dosen yang ada dikampus. Hal tersebut juga dilakukan mengingat penambahan fakultas-fakultas baru, terutama fakultas umum.

Untuk pembangunan fakultas umumsendiri, pihak IAIN sudah mempersiapkan penambahan Dosen Ahli Doktor dan Profesor. Saat ini, telah ada 10 Doktor yang sudah direkomendasikan untuk mengisi posisi sebagai profesor.

Lebih lanjut, Sri Ihsan juga menyampaikan bahwa  IAIN Bengkulu telah melakukan perombakan dalam bidang struktural. Pada tanggal 3 Januari 2020, terdapat beberapa pegawai Rektorat yang diganti, seperti Wakil Rektor Bidang Akademik (Warek I), Dr. H. Zulkarnain. D, M.Pd bertukar posisi dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Warek III), Dr. Samsudin, M.Pd. Hal ini juga serupa dilakukan di Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT). Selain itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Irwan Satria, M.Pd bertukar dengan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Alfauzan Amin, M.Ag. Di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) juga diganti. Kajur Dakwah Dr. Rahmad Ramdhani, M. Sos naik jabatan menjadi kepala LPPM, Kaprodi KPI, Rini Fitria, M.Si naik ke Kajur Dakwah, serta bergantinya kepala LPPM, Dr. Japarudin, M.Si menjadi Kajur Adab.

Di samping perbaikan di bidang bangunan dan struktur kampus, IAIN juga diharapkan mampu menambah daya tampung (kuantitas) serta meningkatkan kualitas dari sumber daya mahasiswa dapat bersaing dengan mahasiswa UIN lainnya

Diharapkan kedepannya,  kampus IAIN dapat lebih maju serta berkembang lagi setelah resmi menjadi UIN Fatmawati Soekarno nanti. (Cecep)

 

Share this:

Related posts

Pemerintah Segera Evakuasi WNI Di Hubei China

Berita rafflesia

Peran KIM Penting dalam Sosialisasikan Prokes saat Pilkada Serentak

Berita rafflesia

BPPT Kembangkan TMC Karhutla Berbasis AI

Berita rafflesia

Leave a Comment