Bengkulu Selatan Kaur

Tata Kelola RSUDHD Manna Belum Baik, Gusnan: Belum Ada Perkembangan Yang Signifikan

Bupati BS Gusnan Mulyadi di dampingi Sekda BS Yudi Satria saat menyaksikan persentasi pembangunan dan evaluasi RSUDHD Manna

 

Bengkulu Selatan.Beritarafflesia.com – Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUHD) Manna merupakan salah satu rujukan bagi masyarakat Bengkulu Selatan (BS), bahkan dari kabupaten tetangga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, namun hingga saat ini tata kelola sistem pelayanan yang masih carut-marut dan masih banyak yang harus dibenahi.

Begitu juga yang di sampaikan Bupati BS Gusnan Mulyadi, usai mendengarkan presentasi pembangunan dan evaluasi RSUDHD Manna dari Plt Direktur RSUHD Manna, Debi Utomo di ruang rapat Balai Sekundang Manna, Jumat (07/05/2021). 

“Selama 6 tahun saya disini perkembangan rumah sakit (RSUDHD) Manna katakanlah tidak menunjukan perbaikan yang cukup signifikan. Makanya hari ini bersama Plt Direktur yang baru, kita kupas titik permasalahannya sehingga kedepan mencari bisa solusi untuk melakukan perbaikan,” ujarnya

Dikatakan Gusnan, beberapa permasalahan yang harus di benahi pihak rumah sakit dimulai dari pelayanan yang kurang baik, sapras yang banyak rusak, dari sisi pengelolaan keuangan, pemasukan kurang, regulasi yang tidak baik atau tidak sesuai, analisa kebutuhan pegawai yang belum tersampaikan hingga sistem praktek dokter spesialis dan umumnya yang belum tertata dengan baik. 

“Masih banyak yang harus di benahi, seperti halnya pelayanan dan ramah tamah perawatnya yang kurang baik, lingkungan sendiri juga belum mencerminkan keindahan dan kebersihan yang baik, jadi semua itu saya minta harus perbaiki, saya yakin rumah sakit kedepan dapat berbenah,” sampai Gusnan

Sementara itu, Plt Direktur RSUDHD Manna, Debi Utomo menyampaikan, pihaknya baru memaparkan beberapa permasalahan yang ada di RSUDHD Manna untuk saat ini. Dirinya juga memastikan akan segera mencari solusi perbaikan di RSUDHD dan akan kembali menggelar persentasi agar semua permasalahan yang ada bisa teratasi.

“Kita akan segera mengambil langkah untuk mencari solusi dalam permasalahan ini. Untuk itu kami membutuhkan waktu agar semua akar permasalahan sistem rumah sakit bisa teratasi,”pungkasnya. (Yanto)

 

Share

Related posts

WALHI Laporkan Dugaan Pengrusakan Terumbu Karang Dan Pencemaran Muara Sungai Way Hawang Dari Limbah PT. DPP dan PT. USBG.

Berita rafflesia

Gubernur Rohidin Bersama Kapolda Bengkulu Tinjau Posko PPKM DiTanjung Kemuning Kaur

Berita rafflesia

Vaksinasi Masal Covid-19 Biddokkes Polda di Seluma Capai Target 1000 Dosis

Berita rafflesia

Leave a Comment