Hukum Kota Bengkulu

Terkesan Janggal, Ormas FPR Sorot Modus Pemkot Tutup Karaoke ATT

Ketua Ormas Front Pembela Rakyat (FPR) Rustam Effendi

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Ternyata sidak dan Razia di tempat hiburan Karaoke Ayu Ting-Ting yang terletak di kelurahan penurunan Kota Bengkulu yang telah menelan Korban 4 orang tewas setelah usai pesta Miras Oplosan tersebut hanya Rekayasa Pemerintah Kota Bengkulu.hal ini di buktikan ketika konferensi Pers,terkait Penutupan tempat Karaoke Ayu Ting-Ting, pada Rabu pagi (29/06/2022) kemarin 

Pemkot Bengkulu saat menggelar Konferensi Pers,terkait penempelan Himbauan di gedung Karaoke Ayu Ting-Ting

Ironisnya penutupan tempat Karaoke Ayu Ting-Ting yang dilakukan Kadis DPMPTSP Kota Bengkulu, Riduan Bersama Kasat Satpol PP kota Bengkulu dan beberapa pejabat OPD dilingkungan pemerintah Kota Bengkulu ini menjadi sorotan masyarakat publik. Karena tidak hanya terkesan mengelabui masyarakat Provinsi Bengkulu, tapi juga sudah melukai hati Keluarga korban yang tewas pasca usai pesta Miras di Room Karaoke Ayu Ting-Ting tersebut.

Untuk diketahui Polemik Penutupan Karaoke Ayu Ting-Ting ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Ormas Front Pembela Rakyat (FPR) Rustam Effendi, Menurutnya,meskipun pihak manajemen karaoke Ayu Ting-Ting sudah terbukti melakukan pelanggaran, karena di dalamnya terdapat menyediakan Room karaoke sebagai tempat pesta Miras. dan juga peredaran miras oplosan bisa bebas masuk ke dalam Room Karaoke. tapi Pemkot Bengkulu justru terkesan menciptakan skenario berpura-pura bertindak tegas.,Padahal kegiatan penutupan itu hanya settingan untuk mengelabui publik dan masyarakat, demi untuk pencitraan. 

Himbauan yang ditempelkan pemkot di gedung Karaoke ATT 

“Kita dari ormas Front Pembela Rakyat (FPR) menyoroti terkait penutupan Karaoke Ayu Ting-Ting yang dilakukan oleh jajaran pemkot Bengkulu.,karena logika dari bahasa yang tempelkan pemkot  bahwa : Kepada Pelanggan yang Terhormat, Ayu Ting-Ting Libur Sementara Sampai Waktu yang Belum di Tentukan”  Hanya himbauan Pihak Manajemen ATT, bukan penutupan seperti yang disampaikan Pemkot ke Publik.Ungkap Rustam Effendi kepada media ini,Kamis (30/6/2022)

Ia juga menilai kekuasaan Manajemen Karaoke ATT ini lebih tinggi dibandingkan dengan pejabat Pemkot.,karena yang penempelan Himbauan tersebut pejabat pemkot sendiri.,sehingga tampak jelas bahwa ada kongkalingkong di balik penutupan tersebut. 

Asisten I Pemkot Bengkulu saat di perintahkan pihak managemen Karaoke ATT untuk menempelkan Himbauan

“ Tampaknya Bekingan Karaoke Ayu Ting-Ting ini terbilang hebat ., bahkan termasuk Mafia kelas Kakap.,sebab meskipun modus mereka sudah terungkap bahwa menyediakan Room untuk tempat para tamu pesta Miras, dan akses masuk miras oplosan terlalu bebas. Tapi eronisnya pada penutupan kemarin pejabat Pemkot Bengkulu terkesan tidak tegas, ” Jelasnya 

Rustam juga menyampaikan, Bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas,guna untuk membantu keluarga Korban agar mendapat keadilan. 

“Dalam waktu dekat ini kita akan mengadakan aksi demonstrasi didepan gedung pemkot Bengkulu untuk mendesak pemkot agar bertindak tegas dan transparan. dan kita juga ingin melaporkan Kadis DPMPTSP Kota bersama Kasat Satpol PP kota Bengkulu ke APH terkait pernyataan pembohongan publik., sekaligus melakukan penyegelan gedung Karaoke ATT. ” Pungkas Rustam.”(BR1)

Share

Related posts

Lepas Peserta MTQ Ke Sumbar, Plt Walikota Beri Uang Saku Masing-Masing 1 Juta Rupiah

Berita rafflesia

Diundang Walikota Surabaya, Walikota Helmi: Kunci Keluarga Harmonis Ajak Makan dan Jalan-Jalan

Berita rafflesia

Mantan Kades Suka Merindu Di Bui Tersandung Kasus Dana Desa

Berita rafflesia

Leave a Comment