advertorial Bengkulu Tengah Daerah Pemerintahan

Tingkatkan PAD: Pemdes Renah Lebar Benteng Bangun Sarana Prasarana Pariwisata Air Terjun

Bengkulu Tengah, Beritarafflesia.com– Memanfaatkan sisa dana covid-19 yang bersumber dari dana desa Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Desa Renah Lebar Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata Air terjun milik desa.

Diawali dengan rapat Prapelaksana pembangunan Desa yang digelar di gedung paud Desa Renah Lebar Selasa (18/8/2020). dihadiri langsung Kades Renah Lebar, Camat Karang Tinggi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD, Tim Ahli, Ketua JPKP, serta masyarakat dan perangkat desa Renah Lebar.

Adapun 5 item yang akan dibangun di pariwisata ini adalah, Pengerjaan kamar bilas dan wc 7x2m, Pengerjaan TPT 18m, Pengerjaan anak tangga 60m, pengerjaan atap halaman lahan parkir 80m, dan pengerjaan cor halaman parkir 80m, dengan total anggaran Rp.204.470.000 (Dua Ratus Empat Juta Empat Ratus Tujuh Puluh ribu).

Dalam sambutannya Kepala Desa Ranah Lebar, Sisan mengatakan dengan adanya pembangunan pariwisata ini dapat meningkatkan PAD di Desa Renah Lebar, dirinya berharap pembangunan aset desa ini betul-betul sesuai spesifikasi.

“Guna meningkatkan PAD, kita memanfaatkan sisa dana Covid-19 ini dengan membangun fasilitas pariwisata, Kami berharap fasilitas untuk masyarakat umum ini dapat bertahan lama, kami meminta kepada pihak BPD dan JPKP serta masyarakat untuk benar-benar mengutamakan kualitas fisik bangunan”, Ungkap Kades.


Sejalan dengan Kades, Camat Karang Tinggi Feriyanto S.sos. berharap lapisan masyarakat khususnya desa Renah Lebar harus proaktif dalam mengawasi kinerja pembangunan Desa agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

“Jangan sampai nanti setelah selesai pengerjaan, ada kekurangan (cacat fisik bangunan) baru dilaporkan, pengerjaan pembangunan di desa ini dikelola oleh masyarakat untuk masyarakat sendiri untuk itu peran masyarakat sangat diharapkan dalam pembangunan ini, Kami sangat bangga jika ada peningkatan PAD dari wisata air terjun desa ini,” Papar Feri.

 

Sementra itu Tim Ahli Kabupaten Bengkulu Tengah Topik, menambahkan wawalpun di setiap desa ada perangkat desa yang bertugas namun peran masyarakat dalam mengawasi kinerja itu lebih diutamakan.

“Pembangunan desa ini artinya pembangunan dari oleh untuk masyarakat, kita juga meminta pihak BPD untuk mengawasi pengerjaan mengingat kita sudah masuk musim hujan tentunya suasana yang tidak mendukung dapat mempengaruhi hasil fisik bangunan,” Ungkap Topik.

Usai Rapat Praplaksanaan Pembangunan Pemdes beserta perangkatnya langsung melaksanakan titik nol ke lokasi air terjun. (Adv/Rian).

Share this:

Related posts

Pj. Gubernur Bengkulu Robert Simbolon Pastikan Vaksinasi Tahap II Lancar

Berita rafflesia

Paripurna DPRD Provinsi, Agenda Jawaban Gubernur Terhadap Pandangan Umum Fraski-Fraksi

Berita rafflesia

DPRD Kota Gelar Paripurna, Sahkan Empat Raperda Menjadi Perda

Berita rafflesia

Leave a Comment