Tingkatkan Produktivitas dan Dukung Ketahanan Pangan,Kota Bengkulu Terima Pupuk Subsidi Sebanyak 282 Ton

 Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu menerima alokasi pupuk subsidi untuk petani di Kota Bengkulu sebanyak 282 ton yang terdiri dari pupuk jenis urea dan NPK formula.

Dari 282 ton pupuk subsidi tersebut terdiri dari jenis urea 129 ton, NPK sebanyak 159 ton, dan 2 ton pupuk NPK formula.

Berdasarkan penjelasan Kepala Dispangtan Adriansyah, Jumat (2/2). Pihaknya terus melakukan pengawasan pendistribusian dan penggunaan pupuk subsidi di Kota Bengkulu agar tepat sasaran dan tak disalahgunakan oknum tertentu.

Hal tersebut dilakukan karena penggunaan pupuk bersubsidi hanya untuk tanaman-tanaman yang sudah ditentukan dan petani di luar yang ditentukan tidak boleh menggunakan pupuk bersubsidi tersebut.

“Hanya untuk tanaman padi yang kita fokuskan, ada cabai, jagung, kedelai dan coklat, selain itu tidak bisa,” ujar dia.

Adriansyah juga mengatakan, bagi petani yang ingin mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi harus menjadi anggota kelompok tani, sebab dengan sistem kelompok dapat menjamin pupuk tersebut sampai ditangan yang tepat.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu Helmi Yuliandri mengatakan, pupuk jenis NPK formula khusus untuk tanaman kakao sehingga tidak ada petani di Bengkulu yang menggunakan jenis pupuk tersebut.

Pasalnya, berdasarkan dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian dan telah berlaku sejak 8 Juli 2022.

Pupuk bersubsidi jenis NPK formula khusus hanya diperuntukan untuk sembilan jenis tanaman seperti, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao dan kopi.

Meskipun demikian, lanjut Helmi, pihaknya terus melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pengecer resmi yang menjual pupuk subsidi di atas harga eceran tertinggi (HET).

Sebelumnya, pada 2023 sebanyak 1.069 petani di Kota Bengkulu memanfaatkan pupuk subsidi di wilayah tersebut dengan alokasi pupuk yaitu 1.014 ton yang terdiri dari tiga jenis pupuk subsidi. (BR1)