Tinjau Langsung Bangunan SMKN 3 Pasca Kebakaran,Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Pastikan ada Pembangunan Ruang Kelas Baru

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pasca musibah kebakaran kamis siang, (28/12) di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, jumat pagi (29/12) Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu meninjau lokasi kebakaran. Guna melihat langsung kondisi bangunan, tenaga pendidikan dan murid yang ada di sekolah tengah kota tersebut .

“Kita ingin melihat dari dekat kondisi gedung di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Setelah kita lihat ada belasan ruang kelas yang terdampak,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu

Ditambahkan Edwar, hasil peninjauan ini dipastikan akan ada pembangunan ruang kelas baru.

“Ruang kelas ini tidak bisa digunakan dan harus dilakukan rehab berat,” tambah Edwar.

Nantinya Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu bersama pihak sekolah dan Dinas Dikbud Provinsi akan berkoordinasi ke Kementerian Dikbud Ristekdikti. Karena ada Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.

“DAK ini sifatnya perbaikan ringan, akan kita koordinasikan. Ini kan musibah dan berbeda dengan proposal yang diajukan. Nanti komisi 4 bersama kawan-kawan Dikbud akan berkoordinasi ke Kementerian,” terang Edwar.

Selain itu, Komisi IV DPRD Provinsi juga mendorong pemerintah provinsi menggunakan dana bantuan tak terduga atau btt untuk membangun ruang belajar.

“Kita juga mendorong Gubernur kalau memungkinkan BTT kita di 2024 bisa memperbaiki ruang kelas ini. Karena BTT ini digunakan untuk hal mendesak,” kata Edwar. 

Lalu untuk kegiatan belajar, Edwar juga meminta agar bisa berlanjut sesuai jadwal yang ada, yakni dimulai pada 8 januari nanti, dengan menggunakan gedung sekolah lainnya.

Usai Komisi IV DPRD Provinsi, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) juga melakukan peninjauan ke SMKN 3 Kota Bengkulu.

Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Haryadi juga berpesan agar seluruh sekolah waspada terhadap berbagai kejadian yang bisa terjadi di sekolah seperti kebakaran. Haryadi mengajak agar guru waspada dan memastikan kejadian kebakaran ini tidak lagi menimpa sekolah lainnya.

“Meminta sekolah untuk tetap mengawasi dan menitipkan sekolah saat libur sekolah. Guna menjaga dan mengantisipasi agar musibah kebakaran ini tidak terjadi lagi di sekolah lain,” ujar Haryadi.(BR1)adv