Viral, Sabun Cuci Piring Merek (Newrita) Produk Lokal Banyak Diminati Oleh Provinsi Tetangga

Viral, Sabun Cuci Piring Merek (Newrita) Produk Lokal Diminati Provinsi Tetangga

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Baru lima bulan sejak pertama diproduksi, sabun cuci piring cair merek Newrita, milik Noca Alamsyah, viral dan banyak diminati oleh masyarakat, hingga ke provinsi tetangga.

Owner Newrita, Noca Alamsyah mengatakan produknya ini baru lima bulan diproduksi. Awalnya hanya diproduksi dengan olahan rumahan.

“Perkembangannya cukup membanggakan. Meskipun produk lokal yang tergolong baru, namun Brand Newrita ini sudah mampu menembus penjualan ke Provinsi tentangga Sumatra Selatan,” kata dia.

Alhamdulillah sambungnya, untuk penjualan, di setiap Kabupaten di Provinsi Bengkulu sudah kita jual, saat ini juga sudah ada distributor di Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatra Selatan.

Viral, Sabun Cuci Piring Merek (Newrita) Produk Lokal Diminati Provinsi Tetangga

Noca menjamin walaupun produk ini hanya brand lokal namun kualitas tidak usah diragukan lagi. “Kami siap untuk bersaing dengan brand ternama yang diproduksi oleh pabrikan,” jelas dia.

Harga jualnya pun murah. Tentu produk tersebut banyak diminati oleh kalangan ibu-ibu. “Alhamdulillah, produk kami ini disukai oleh kalangan ibu-ibu,” tutur dia.

Apalagi harganyapun sangat tidak menguras kantong atau tidak menguras belanja dapur. “Harga jual tertinggi produk kami ini Rp hanya 7.500 saja per botol dengan kemasan 480 ml,” ungkap Noca

Selain itu, Noca juga menjelaskan terkait dengan keamanan produknya. “Kami sangat menjaga kualitas, bahkan sudah ada izin produksi dan izin edar dari Kementrian Kesehatan, Produk kami ini pasti aman dan harga bersahabat,” promo dia.

Sabun cuci piring newrita ini, karena masih skala rumahannya. Baru mampu memproduksi 1000 kemasan 480 ml. “Setiap bulannya kami baru memproduksi sabun cuci piring cair ini sebanyak 1000 kemasan 480 ml,” sampai Noca.

Dalam seminggu diproduksi 250 botol dengan kemasan 480 ml. “Semoga saja usaha ini terus berkembang. Untuk sementara kita masih memproduksi atau membuat sabun ini dengan cara manual, belum mengunakan mesin,” kata dia.

Saat ini untuk penjualan sementara paling laris di Kabupaten Bengkulu Utara. “Satu minggu saja bisa menghabiskan belasan lusin,” sampainya.

Noca optimistis jika produk ini akan mempu bersaing dengan produk ternama lainnya. “Hari ini ada dua distributor yang mengambil, ada dari Bengkulu Utara dan Curup, mudah-mudahan akan terus berkembang,” tutup Noca.(tata)