Wapres RI Apresiasi Penurunan Stunting di Kota Bengkulu,Turun Drastis

Wapres RI Apresiasi Penurunan Stunting di Kota Bengkulu,Turun Drastis

Bengkulu,Beritarafflesia.com-Hari ke-2 kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bengkulu, Kamis (4/5), Wakil Presiden (Wapres) RI K.H. Ma’ruf Amin bersama Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin meninjau kegiatan Posyandu Rukun, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka.

Kehadiran Wapres disambut langsung Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi. Dalam kesempatan ini hadir juga Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan beberapa unsur terkait lainnya.

Dalam kunjungannya, Wapres memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh posyandu berjalan secara aktif sesuai dengan tugas dan fungsinya, terutama dalam melakukan deteksi dini dan penanganan balita stunting.

Selain itu, selaku Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Wapres memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu untuk mempercepat penurunan stunting.

Saat meninjau berbagai pelayanan posyandu, Ma’ruf Amin juga mengapresiasi gebrakan Kota Bengkulu dalam penurunan angka stunting dari 22,1 menjadi 12,9 persen (2022), dan lebih hebatnya lagi angka tersebut di bawah rata-rata nasional.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri untuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dibawah binaan langsung Walikota Helmi dan Wawali Dedy sebagai ketuannya.

“Kuncinya itu sinergi semua stakeholder dilibatkan, tidak boleh kemudian hanya satu saja, apalagi cuman bisanya menyalahkan. Semua ini bukan karena kerja satu, dua orang, tapi kerja kolektif, kerja semua pihak. Maka alhamdulillah semua target itu bisa dicapai Kota Bengkulu,” ungkap Helmi dengan penuh bahagia.

Sebagai Ketua TPPS Kota Bengkulu, Wawali Dedy begitu bangga angka stunting turun drastis. Berkat kerja keras seluruh pihaklah semua capaian tersebut diraih Kota Bengkulu.

“Ini kerja keras semua pihak, kerja keroyokan, mulai dari tim pendamping keluarga, kemudian PKK, bidan, Dinas Kesehatan, dan juga program pemerintah yang betul-betul menyasar, yang mana kita memitigasi anak-anak terduga stunting,” ungkap Dedy.

Untuk ke depannya, Dedy menargetkan angka stunting di Kota Bengkulu kembali turun. “Targetnya di tahun ini satu digit, jadi 9 persen. Dan ke depannya kita targetkan zero stunting di kota ini,” tambahnya.

“Alhamdulillah, beliau (Wapres) mengapresiasi kerja keras kita, maka kepada seluruh stakeholder, mari kita wujudkan Kota Bengkulu bebas stunting, insya allah kalau kita bersama-sama pasti bisa,” lanjut Dedy.(BR1)