Headline Mukomuko

Warga Desa Sendang Mulyo Desak Pemerintah MM Bangun Jalan Aspal

Kondisi jalan di desa sendang mulyo yang masih tanah merah 

Mukomuko-Beritaraflesia.com- Desa Sendang Mulyo kecamatan penarik kabupaten Mukomuko termasuk desa tertinnggal, Padahal desa ini memiliki luas wilayah kurang lebih 1500 hektas, yang berbatasan dengan Bukit Makmur dari sebelah selatan.

Tak hanya itu, Desa Sendang mulya ini merupakan akses jalan yang berhubungan di antara desa  Sido Mulyo kecamatan Penarik yang terletak di sebelah barat dan utara dan memiliki jumlah penduduk sebanyak 132 Kepala keluarga (KK).

Kondisi jalan di desa sendang mulyo yang masih tanah merah 

Mayoritas warga di wilayah itu rata-rata hampir 99%  berprofesi sebagai petani sawit. Karna Kondisi alamnya berdekatan dengan perbukitan,Namun eronisnya di kawasan desa tersebut kondisi jalan nya masih tanah kuning, dan belum pernah tersentuh aspal yang di bangun oleh pemerintah kabupaten Mukomuko.

Dengan keadaan akses jalan yang tingkat kemiringan sangat eksrim, membuat warga mengalami kesulitan untuk mengeluarkan hasil panen kebun mereka. Hal ini di perparah lagi bila curah hujan yang berintensitas tinggi. Sehingga dengan kondisi jalan yang licin, kenderaan dump truck dan mobil dobel gardan mengalami slip dan juga sangat beresiko sehingga bisa menyebabkan kenderaan terguling.

 

Padahal desa tersebut cukup berpotensi untuk menghasilkan dari perkebunan sawit milik masyarakat setempat, karena kondisi tanah yang cocok untuk pertumbuhan sawit.  Maka sangat di sayangkan jika pemerintah kabupaten Mukomuko seakan acuh dan tidak peduli.

Seperti yang di sampaikan kepala desa Sendang Mulyo melalui Sekretaris nya Rudianto menjelaskan, Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dan pemerintah provinsi  agar segera melakukan pembangunan jalan tersebut.

“ Kami dari pemerintah desa Sendang Mulyo meminta kepada pemerintah kabupaten Mukomuko dan pemerintah provinsi Bengkulu supaya jalan tersebut dilakukan peningkatan mutu jalan secepatnya”ujarnya Rudianto saat ditemui media ini, Kamis (25/11/2021)

Rudianto menyebutkan, bahwa pihaknya dari Pemerintah desa Sedang Mulyo sudah beberapa kali mengajukan proposal ke pemerintah kabupaten Mukomuko dan pemerintah Provinsi agar membangun jalan tersebut, namun sampai saat ini belum ada respon ataupun merealisasikan.

“ Kami mintak tolong kepada pemerintah agar memperhatikan desa kami ini, terutama akses jalan yang menghubungkan antar desa bisa di bangun” tuturnya.

Bahkan pihaknya selama ini apabila ada kerusakan jalan dan jembatan di tanggung warga secara swadaya, yang mana warga yang memiliki kebun siap panen, membayar iuran secara sukarela Rp10,00( sepuluh rupiah ) per kilogram tandan sawit segar.

“Jadi selama ini kami petungan untuk memperbaiki jalan dan jembatan tersebut, tarik sebesar Rp 10,00 ( sepuluh rupiah per kg tandan sawit segar, bagi warga yang memiliki kebun di desa Sendang Mulyo, Tapi yang berdomisili di luar desa sendang Mulyo di tarik Rp 20,00 per kg tandan sawit segar,dan itu sudah disepakati bersama”pungkas Rudianto” (Byg)

Share

Related posts

Ops Pekat Nala 2020, Polres MM Sita 2 Jerigen Tuak

Berita rafflesia

KBM di Bengkulu Utara Masih Menunggu Instruksi Bupati

Berita rafflesia

HUT RI Ke- 76 Tahun 2021, Camat Penarik Imbau Seluruh Kades Tidak Boleh Adakan Perlombaan

Berita rafflesia

Leave a Comment