Seluma  

Warga Seluma Protes, Disprindagkop Bagikan Bantuan UMKM Tidak Tepat Sasaran

Pauzi warga Kabupaten Seluma, protes bantuan UMKM yang di salurkan Dinas Disprindaagkop Seluma pada  Kamis 14/04/2021,minggu lalu di duga terjadi kongkalingkong menipulasi data daftar penerima 

 

Seluma.Beritarafflesia.com – Program Bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  yang di salurkan pemerintah melalui dinas disprindagkop kabupaten seluma di protes warga, lantaran saat pembagian tidak tepat sasaran.  hal ini di sampaikan salah satu warga seluma Pauzi Asri mengaku tidak terima dengan kebijakan dinas disprindagkop seluma yang membagikan UMKM dihalaman pasar induk kabupaten Seluma, pada  Kamis 14/04/2021,minggu lalu tidak sesuai mekanisme

Menurut pauzi yang merupakan warga seluma menjelaskan, ia mencurigai sistem pembagian bantuan UMKM  tersebut  ada indikasi kongkalingkong antara dinas disprindagkop seluma dengan kepala pasar dan kontraktor. Karena kejanggalan itu munguap setelah selesai pembagian nama warga yang tercantum dalam daftar sebagai penerima justru tidak mendapat bnatuan.  Eronisnya yang mendapat bantuan tersebut warga yang masih mampu, dan nama penerimannya tidak sesuai dengan data awal saat pendaftaran.  

” Kami sangat kecewa dangan kebijakan dinas disprindagkop seluma, karena pada pembagian bantuan UMKM yang berbentuk barang untuk kebutuhan usaha terhadap warga yang tidak mampu, tapi yang di baginya kepada kepala pasar dan kontraktor. Sedangkan orang miskin yang layak menerima bantuan dan namanya sudah jelas tercantum dalam daftar sebagai penerima, justru tidak dibagikan sama sekali.” Jelas Fauzi kepada media ini, senin (26/4/2021).

Ia juga menerangkan” sebagai warga seluma dirinya mengaku sangat kecewa kepada dinas disprindagkop,karena pada pembagian bantuan  UMKM pada minggu lalu, telah terjadi menipulasi data, Dan kejadian tersebut dapat dibuktikan apa yang terjadi di lapangan.

“ Saya sebagai warga seluma tidak terima atas kebijakan dan tindakan dinas disprindagkop seluma ini, selanjutnya kami berharap kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kecurigaan kami ini,  karena saya yakin pembagian bantuan ini pasti ada permainan dan kongkaalingkong antara disprindagkop seluma dengan oknum tertentu ” Terangnya

Ditempat terpisah, hal yang sama di sampaikan oleh ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, National Corruption Watch (LSM NCW) Kabupaten seluma Suparman mengungkapkan,sebagai lembaga kontrol pihaknya akan menindaklanjuti adanya laporan masyarakat, karena pada pembagian bantuan ini seharusnya tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kemudian jangan ada permainan serta pilih kasih,yang cendrung merugikan masyarakat.

Suparman Ketua LSM NCW Kabupaten Seluma

 “Kami harap dinas disprindagkop melalukan survey  ulang, dan jangan menipulasi data, karena yang terjadi saat pembagian UMKM minggu lalu tidak sesuai dengan SK yang ada dalam daftar penerima, sehingga merugikan masyarakat miskin”Ungkap Suparman   

Lebih lanjut di katakan Suparman, Dalam program bantuan ini seharunya di sesuaikan dengan motto bupati seluma. Bahwa seluma melayani bukan di layani, sehingga dengan adanya kejadian seperti ini, sepertinya akan mencoreng nama baik Bupati dan wakil Bupati seluma yang masih seumur jagung menjadi pemimpin di kabupaten Seluma.

“ Kami dari LSM NCW kabupaten seluma, akan mengawal atas temuan dan kejanggalan pada pembagian UMKM minggu lalu, dan kita minta kepada pimpinan DPRD bersama Bupati kabupaten Seluma agar bertindak tegas atas tindakan yang di lakukan oleh dinas perindagkop tersebut.  supaya mereka tidak lagi melakukan praktik menipulasi data, demi untuk meraup keuntugan sepihak.” Tambahnya

Lanjut Suparman” Jangan sampai moto yang di sudah gagaskan oleh bupati, menjadi faktor para oknum dinas disprindagkop untuk melakukan tindakan yang melawan hukum, Bahkan Kami juga akan menunggu tindakan apa yang akan di lakukan oleh Bupati dan DPRD Kabupaten Seluma, Jika tidak ditindaklanjuti, maka kami akan buat laporan resmi ke aparat penegak hukum.” Tegasnya

Sementara itu menanggapi permasalahan yang mencuat di tengah masyarakat kabupaten seluma Kadis Prindagkop seluma Mulyadi, Ia mengakui bagi yang tidak ada nama dalam daftar tetap mendapat bantuan, tapi tidak sesuai dengan permohonan yang di ajukan.

Data warga penerima UMKM 

“ Misalnya ada warga yang mengajukan permohonan bantuan kompor, tapi di bagikan dandang, dan ada yang ngajukan kuali, tapi kami kasih payung. kemudian ada lagi saya cek kerumah warga dia punya usaha kripik, karena keadaan nya memprihatinkan, kami bagikan satu set,tapi Cuma dia sendiri sebagai percontohan,seperti mesin,kompor,kuali, komplit kami kasih. Karena di seluma ini paling banyak yang mendapatkan bantuan UMKM,jangan sampai tahun 2021 ini ada warga yang tidak dapat” Tutup Mulyadi. (Maman)